Categories: Kuliner

HIK Hidangan Istimewa Klaten

Klaten, saktenane.com

HIK (Hidangan Istimewa Klaten) merupakan Warung angkringan  yang terus merebak hampir di seluruh wilayah di Indonesia. Tapi, tak banyak yang tahu darimana cikal bakal angkringan.

Adalah Desa Ngerangan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten yang konon disebut sebagai daerah cikal bakal angkringan atau biasa disebut HIK (Hidangan Istimewa Klaten). Bahkan saat ini mayoritas warga desa tersebut menekuni usaha angkringan secara turun-temurun. Perekonomian lebih dari 600 keluarga pun terangkat.

Agar Desa Ngerangan lebih dikenal sebagai asal lahirnya angkringan, Bupati Klaten Sri Mulyani mengkukuhkan predikat tersebut dengan meresmikan Monumen Cikal Bakal Angkringan di Desa Ngerangan, Kecamatan Bayat, Rabu (26/02/2020).

Suwarna (41) salah satu inisiator dalam mewujudkan Desa Ngerangan sebagai Desa Cikal Bakal Angkringan menyebutkan, sejak dulu usaha angkringan telah menjadi roda penggerak perekonomian warga setempat. Hal tersebut tidak terlepas dari peran Karso Djukut, dan pelaku sejarah yang masih hidup, Wiryo Jeman (95).

Diakui, dulu angkringan memang dikenal sebagai warungnya rakyat kecil. Namun sekarang, angkingan terus berkembang, bahkan angkringan sudah naik kelas dengan konsepnya yang mengundang warga dengan tingkat perekonomian menengah ke atas.

Pria yang 13 tahun menjadi penjual angkringanini menyampaikan, usaha yang dijalani sebagian besar warga tersebut semakin berkembang. Untuk penjual makanan, setidaknya meraup keuntungan hingga ratusan ribu rupiah per hari. Warga yang memproduksi gerobak angkringan juga kebanjiran order. Bangku pikul laku dijual dengan harga berkisar Rp2,5 juta – Rp3 juta, sementara gerobak dorong lengkap dengan peralatannya harganya mulai dari Rp3,5 juta.

“Pasarnya sudah sampai nasional, Kalimantan, Sumatera dan Sulawesi juga. Ada seorang pengusaha gerobak di sini yang aktif produksi, dan sering mengirim sekitar 40-50 buah gerobak dalam satu bulan,” terang Suwarna.

Mengingat potensinya yang menjanjikan, sekaligus melestarikan tradisi leluhur, imbuhnya, Pemerintah Desa Ngerangan dan para tokoh masyarakat berupaya mengangkat desanya sebagai Cikal Bakal Angkringan. Sehingga menambah peluang untuk pengembangan pariwisata dan menambah perekonomian warga.

Menurut Suwarna, agar semakin memantapkan desanya sebagai destinasi wisata berbasis potensi lokal, Pemerintah Desa Ngerangan akan membangun museum dan Sekolah Angkringan. Pihaknya juga akan memasukan unsur angkringan dalam beberapa paket wisata di daerahnya. Tak hanya wisatawan lokal, pelancong mancanegara pun menjadi bidikan mereka.

Bupati Klaten, Sri Mulyani mengakui, angkringan atau HIK lahir dari Desa Ngerangan, Bayat. Bisnis itu terus berkembang dari Klaten hingga kini merambah di berbagai penjuru Indonesia.

“Saya bangga dengan Mbah Wiryo atas dedikasinya. Dan dengan diresmikannya monumen ini bisa jadi pengingat kita bahwa adanya HIK ini dapat menyejahterakan banyak masyarakat Bayat maupun Klaten. Semoga desa ini semakin berkembang dan maju terus” ujar Sri Mulyani.

Dalam peresmian tersebut, Bupati juga menyerahkan piagam penghargaan pada Inisiator Desa Cikal Bakal Angkringan, Suwarna (41) dan Maestro Angkringan/Tokoh Pendiri Angkringan, Wiryo Jeman (95). Hal tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi mereka dalam mengangkat potensi daerahnya.(ino)

ino

Recent Posts

86 Desa/Kelurahan di Klaten Terima Penghargaan Layak Anak

Klaten, saktenane.com Sejumlah 86 desa/kelurahan di Kabupaten Klaten menerima penghargaan sebagai Desa/Kelurahan Layak Anak Tahun…

5 hari ago

Ratusan Produk Unggulan UMKM-IKM Unjuk Gigi di Klaten Fair 2026

Klaten, saktenane.com Ratusan produk unggulan UMKM-IKM lokal unjuk gigi dalam acara Klaten Fair 2026. Acara…

5 hari ago

SMP Negeri 1 Kebonarum Gelar Sosialisasi Anti Narkoba

Klaten, saktenane.com SMP Negeri 1 Kebonarum Kabupaten Klaten menggelar sosialisasi anti narkoba, pada Sabtu (18/07/2026)…

7 hari ago

Ribuan Orang Nonton Wayang Tasyakuran Keluarga Bambang Sridaya

Klaten, saktenane.com Ribuan orang menonton pagelaran  wayang kulit dalam rangka tasyakuran keluarga Raden Bambang Sridaya.…

1 minggu ago

Dongkrak UMKM, Festival Gejog Lesung 2026 Digelar Sore Hari

Klaten, saktenane.com Beda dari biasanya, Festival Gejog Lesung  Kabupaten Klaten  tahun 2026 dilaksanakan pada sore…

1 minggu ago

Panen Raya, Kelompok Tani Ngudi Rukun Desa Tumpukan Gelar Wiwit Metik

Klaten, saktenane.com Kelompok Tani Ngudi Rukun Desa Tumpukan, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten  menggelar adat  tradisi…

1 minggu ago