Categories: Umum

Dongkrak Pemasaran Payung, Desa Tanjung Gandeng UNS

Klaten, saktenane.com

Untuk mendongkrak pemasaran kerajinan payung yang ada di wilayahnya, pemerintah Desa Tanjung, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten menggandeng Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS).

Saat ditemui dikantornya, Kepala Desa Tanjung Sumento mengatakan, untuk mendongkrak pemasaran payung hasil kerajinan dari desa Tanjung pihaknya menggandeng Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UNS untuk memberikan pelatihan dan edukasi pemasaran secara online.

” Selama ini pemasaran dilakukan secara offline, jadi rata-rata dari perajin dijual ke pengepul. Pengepul yang memasarkan ke pembeli, karena mereka yang punya chanel,” ujar Sumento, Kamis (01/10/2020) siang.

Ia berharap dengan adanya pelatihan pemasaran secara online ini nantinya para perajin bisa langsung menjual hasil karyanya sendiri ke seluruh dunia melalui internet.

“Kalau mereka bisa menjual langsung ke konsumen tentu saja harga jualnya akan lebih tinggi, uang yang mereka terima lebih banyak, sehingga semakin meningkat ekonominya,” ucapnya.

Kades Tanjung menyebutkan, sentra kerajinan payung yang berada di Dk. Gumantar RW 02 dan RW 03 Desa Tanjung ini selain mendapatkan pelatihan pemasaran, juga akan diberikan peralatan yang lebih modern agar produksi payung bisa meningkat dan hasilnya lebih bagus lagi.

“Peralatan yang digunakan memang masih tradisional, jika dibandingkan dengan perajin di daerah lain, disini sudah ketinggalan. Nantinya akan dibantu alat yang modern,” tutur pak kades.

Menurut Sumento, payung hasil kerajinan dari kurang lebih 50 perajin yang ada di Dk. Gumantar ini sudah dipasarkan ke seluruh wilayah Indonesia bahkan sudah ada yang diekspor ke Thailand dan Jepang.

“Kedepan kami juga akan membuat showroom payung dan sangkar burung dibelakang kantor desa untuk memasarkan kerajinan unggulan desa kami,” jelasnya.

Dengan adanya pemasaran secara online, diharapkan para perajin payung semakin berkembang dan menyerap tenaga kerja yang semakin banyak. (ino)

ino

Recent Posts

Pesepeda Dari 40 Negara Keliling Desa di Klaten

Klaten, saktenane.com Pesepeda dari 40 negara mengelilingi desa-desa di Kabupaten Klaten, Kamis (21/05/2026). Mereka bersepada…

4 minggu ago

KLIC Fest 2026, Delegasi 16 Negara  Diajak Bupati Keliling Klaten

Klaten, saktenane.com Delegasi dari 16 negara diajak Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo berkeliling desa-desa yang…

4 minggu ago

Di Klaten, Dubes Belanda Ajak Masyarakat Indonesia Kembali Bersepeda

Klaten, saktenane.com Duta besar negara Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen mengajak masyarakat Indonesia untuk kembali…

4 minggu ago

Bupati Cilacap Ditangkap KPK

Jakarta, saktenane.com Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman ditangkap KPK bersama 27 orang lainnya. Juru bicara…

3 bulan ago

Tiga Pasangan Mesum Terjaring Razia di Bulan Ramadan

Klaten, saktenane.com Sebanyak tiga pasangan tidak resmi terjaring razia penyakit masyarakat (pekat) di wilayah Kabupaten…

3 bulan ago

Bupati Pekalongan Ditangkap KPK

Jakarta, saktenane.com Bupati  pekalongan  Fadia Arafiq diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat  Operasi Tangkap Tangan…

3 bulan ago