Categories: Umum

KH Ahmad Darodji: Target Baznas Klaten 4 M, Masih Jauh Dari Potensi

Klaten, saktenane.com

Potensi zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Klaten terbilang cukup besar, namun demikian hal tersebut belum dapat dimaksimalkan.

Data Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Klaten menunjukan bahwa 30% dana zakat yang dikumpulkan Baznas Klaten berasal dari ASN Pemkab Klaten.

Sementara itu, Penjabat Sementara (PJs) Bupati Klaten Sujarwanto Dwiatmoko mengungkapkan bahwa potensi zakat dari ASN Pemkab Klaten masih bisa didorong lebih.

Terlebih, jumlah ASN Pemkab Klaten mencapai 10 ribu orang.

“Dari 10 ribu pegawai negeri hanya 30 persen, sepertinya perlu kita tindak lanjuti, mengingatkan kembali ASN (yang beragama Islam) untuk tertib menjalankan kewajibannya membayar zakat,” ungkap Sujarwanto di aula kantor Desa Karangasem, Rabu (30/09/2020).

Sementara itu Ketua Baznas Klaten Wibowo Muktiharjo berharap agar zakat yang dikumpulkan hingga 31 Desember 2020 mendatang bisa mencapai 4 Miliar Rupiah.

Dikatakannya, ASN Pemkab Klaten menjadi salah satu pilar dalam penerimaan zakat Baznas Klaten. Ia pun berharap agar para ASN semakin meningkatkan kesadarannya untuk berzakat.

“Harapan kami mudah-mudahan teman-teman ASN di Pemkab klaten bisa semakin bisa meningkatkan kesadaran dan keingannya untuk memenuhi kewajibannya dalam islam dengan membayar zakat,” harapnya.

Sedangkan Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah KH Ahmad Darodji didepan awak media mengatakan, target Baznas Klaten 4 Milyar itu masih jauh dari potensi.

“Sebetulnya kalau Klaten jangan mentargetkan 4M, kan 2,5 % dari pendapatan pegawai ASN saja itu 20 Miliar, jadi 4 Miliar itu masih jauh dari potensi. Gaji pegawai se-kabupaten itu mencapai 1 Triliun, kalau seperempat puluh itu mencapai 25 Miliar,” jelasnya, di kantor Desa Ponggok, Jumat (02/10/2020).

Ia menambahkan, kalau dana zakat yang dikumpulkan sudah mencapai 25 Miliar itu baru mencapai target. Sedangkan kalau 3,5 Miliar itu yang diberikan baru tunjangan, belum pendapatan keseluruhan.

“Kalau pendapatan itu ya gajinya, ya tunjangannya, itu diambil (disetor) 2,5% , itu paling tidak di Klaten ini mencapai 20 Miliar. Dan itu sepenuhnya untuk Klaten, karena uangnya ya tetap di Klaten, tidak akan kemana-mana, tidak ada yang ke provinsi,” imbuhnya.

Menurut KH Ahmad Darodji, dengan adanya zakat dari ASN maka masyarakat akan sangat terbantu, belum lagi dari zakat yang dihimpun oleh Lazizmu (Muhammadiyah), Laziznu (Nahdlatul Ulama) dan yang lainnya. (ino)

ino

Recent Posts

Yaqowiyu, Menko Perekonomian Ikut Sebar Ribuan Apem

Klaten, saktenane.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kabinet Merah Putih, Airlangga Hartarto ikut menyebar ribuan apem…

3 minggu ago

Klaten Integrity Night, Duta Anti Korupsi 2026 Dikukuhkan

Klaten, saktenane.com Acara Klaten Integrity Night, Duta Anti Korupsi 2026 dikukuhkan. Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Klaten…

3 minggu ago

Tari Payung Juwiring Tampil Dalam Puncak Peringatan Hari Jadi Klaten Ke-222

Klaten, saktenane.com Tari Payung Juwiring tampil dalam acara puncak Peringatan Hari Jadi Klaten ke-222 di…

3 minggu ago

Wakil Ketua Komite I DPD RI Muhdi: Pendidikan Harus Dinikmati Semua Masyarakat

Klaten, saktenane.com Wakil Ketua Komite I DPD RI  Dr. H. Muhdi, SH., M.Hum. menekankan, pendidikan…

3 minggu ago

86 Desa/Kelurahan di Klaten Terima Penghargaan Layak Anak

Klaten, saktenane.com Sejumlah 86 desa/kelurahan di Kabupaten Klaten menerima penghargaan sebagai Desa/Kelurahan Layak Anak Tahun…

4 minggu ago

Ratusan Produk Unggulan UMKM-IKM Unjuk Gigi di Klaten Fair 2026

Klaten, saktenane.com Ratusan produk unggulan UMKM-IKM lokal unjuk gigi dalam acara Klaten Fair 2026. Acara…

4 minggu ago