Categories: Umum

Kadus 3 Desa Klepu Ceper Andalkan Lele Untuk Mensejahterakan Keluarga

Klaten, saktenane.com

Sebagai perangkat desa merupakan tujuan dirinya untuk mengabdi kepada masyarakat, Widoyo yang menjabat sebagai Kepala Dusun (Kadus) 3 Desa Klepu, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten tidak bisa mengandalkan penghasilannya sebagai perangkat desa untuk mensejahterakan keluarganya.

Menyadari akan hal itu, untuk mensejahterakan keluarganya, Widoyo memilih usaha sampingan berjualan ikan lele. Usaha yang digeluti sejak tahun 2010 tersebut mampu untuk mencukupi kebutuhan keluarganya sehari-hari.

” Saya menjadi Kadus sejak November tahun 2001, 10 tahun silam saya memulai usaha berjualan ikan lele untuk mencukupi kebutuhan keluarga,” ungkapnya, Rabu (21/10/2020) siang.

Ia mengatakan, saat pertama menjadi perangkat desa dulu belum ada Siltap (Penghasilan Tetap) seperti sekarang ini. Penghasilan perangkat desa mengandalkan bengkok.

” Untuk saat ini Siltap saya perbulan 2,1 juta rupiah dan menggarap bengkok (lungguh) kurang lebih seluas 1 hektar. Penghasilan itu untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan kebutuhan sosial sebagai perangkat desa, jauh dari kata cukup,” terangnya.

Menurutnya, dengan usaha sampingan berjualan lele tersebut cukup untuk menopang kebutuhan keluarga dan sosial kemasyarakatan.

” Saya memilih berjualan lele karena tidak menyita waktu saya untuk menjalankan tugas sebagai perangkat desa. Pasokan ikan lele sudah dikirim kerumah, sedangkan untuk menjualnya saya mulai jam 4 pagi sudah berkeliling sampai jam 6 pagi,” kata Widoyo.

Omset setiap harinya, menurut Widoyo, semenjak pandemi Covid-19 menurun cukup banyak. Semula 3 kwintal sekarang menjadi 2 kwintal perhari.

” Untuk memenuhi permintaan konsumen, lele dipasok dari Tulungagung dan Sragen. Setiap pagi saya mengantar dagangan ke pasar Klepu dan pasar Delanggu,” tuturnya.

Selain dua pasar tersebut, menurutnya, warung makan diwilayah Penggung, Besole hingga Ceper sudah menjadi pelanggan tetapnya. Sedangkan untuk lele yang ukurannya sudah melebihi standar ia setor ke kolam pemancingan.

” Saya dirumah juga siap melayani masyarakat yang ingin membeli lele, bahkan minta dibersihkan (dibeteti) sekalian juga bisa,” pungkasnya. (ino)

ino

Recent Posts

Bupati Cilacap Ditangkap KPK

Jakarta, saktenane.com Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman ditangkap KPK bersama 27 orang lainnya. Juru bicara…

2 bulan ago

Tiga Pasangan Mesum Terjaring Razia di Bulan Ramadan

Klaten, saktenane.com Sebanyak tiga pasangan tidak resmi terjaring razia penyakit masyarakat (pekat) di wilayah Kabupaten…

2 bulan ago

Bupati Pekalongan Ditangkap KPK

Jakarta, saktenane.com Bupati  pekalongan  Fadia Arafiq diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat  Operasi Tangkap Tangan…

2 bulan ago

Tanggul Jebol, Pasar Cawas Lumpuh Total

Klaten, saktenane.com Tanggul  Sungai Dengkeng jebol di Dk. Jetakan, Desa Bawak, Kecamatan Cawas, mengakibatkan aktivitas…

2 bulan ago

Polres Klaten Berhasil Ungkap Sindikat Pengedar Uang Palsu

Klaten, saktenane.com Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten, Jawa Tengah, berhasil mengungkap kasus peredaran…

2 bulan ago

Bupati Klaten Ngabuburide ke Masjid Al Amin Pluneng

Klaten, saktenane.com Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, kembali melaksanakan kegiatan ngabuburide bersama perwakilan Forkopimda dan…

2 bulan ago