Semarang, saktenane.com
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyambut kedatangan jenazah Habib Ja’far al Kaff di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sabtu (02/011/2021).
Didampingi Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan perwakilan dari Kodam IV Diponegoro, Ganjar memberikan penghormatan terakhir di tempat itu.Tiba di bandara sekira pukul 10.40 WIB, Ganjar menunggu sebentar sambil bercengkrama dengan keluarga. Berkali-kali Ganjar mengucapkan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan dan berusaha menenangkan.
Sekitar pukul 10.50 WIB, jenazah Habib Ja’far tiba di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang. Ganjar dan Kapolda bersama keluarga Habib Ja’far kemudian menjemput jenazah di landasan menggunakan mobil khusus dari Angkasa Pura.
Setelah itu, tak ada prosesi lama-lama, Ganjar langsung meminta rombongan jenazah segera melanjutkan perjalanan ke Kudus.
“Soalnya mesti cepat, agar tidak ada kerumunan dan sunnahnya memang harus dipercepat. Makanya hari ini saya bersama Pak Kapolda hadir untuk menyambut dan mengantarkan jenazah habib, melanjutkan perjalanan ke Kudus,” ujarnya.
Ganjar meminta masyarakat tidak berkerumun dalam prosesi pemakaman Habib Ja’far. Sebab, kondisi saat ini sedang pandemi, dan ia menghimbau agar masyarakat mendoakan dari rumah masing-masing.
“Pak Kapolda sudah menyiapkannya sejak semalam. Tadi pagi saya kontak Bupati Kudus untuk menyiapkan semuanya. Polres, Kodim di sana sudah siap, dan kami berharap protokol kesehatan dijaga,” ungkapnya.
Ganjar juga berterima kasih kepada pihak bandara yang dengan cepat membantu prosesi pemberangkatan dan kedatangan Habib Ja’far. Terbukti di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, tidak ada kerumunan masyarakat karena dibatasi.
“Habib itu luar biasa, terbukti hari ini semua orang ingin berkerumun. Kalau tidak kita batasi, pasti bandara penuh,” jelasnya.
Ganjar mengatakan, Habib Ja’far sangat disayang oleh masyarakat dan juga umat Islam. Beliau selalu memberikan kebaikan dan ketenangan bagi umat.
“Semoga beliau diterima di sisi-Nya dan kita berharap seluruh dosa-dosanya diampuni Allah,” tuturnya.
Untuk diketahui, Habib Ja’far al Kaff meninggal dunia di Samarinda Kalimantan Timur pada Jumat (01/01/2021). Jenazahnya dimakamkan di kediamannya di Kudus pada Sabtu (02/01/2021).
Habib Ja’far al Kaff merupakan ulama kharismatik yang telah malang melintang di Indonesia. Ia dikenal sebagai wali yang memiliki maqom majdub dan sering melakukan aktivitas nyleneh atau dikenal dengan sifat jadzab. Dalam penampilannya sehari-hari, Habib Ja’far selalu nyentrik dengan rambut gondrong, pakaian sederhana, sandal jepit dan kopiah hitam. (ino)
Klaten, saktenane.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kabinet Merah Putih, Airlangga Hartarto ikut menyebar ribuan apem…
Klaten, saktenane.com Acara Klaten Integrity Night, Duta Anti Korupsi 2026 dikukuhkan. Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Klaten…
Klaten, saktenane.com Tari Payung Juwiring tampil dalam acara puncak Peringatan Hari Jadi Klaten ke-222 di…
Klaten, saktenane.com Wakil Ketua Komite I DPD RI Dr. H. Muhdi, SH., M.Hum. menekankan, pendidikan…
Klaten, saktenane.com Sejumlah 86 desa/kelurahan di Kabupaten Klaten menerima penghargaan sebagai Desa/Kelurahan Layak Anak Tahun…
Klaten, saktenane.com Ratusan produk unggulan UMKM-IKM lokal unjuk gigi dalam acara Klaten Fair 2026. Acara…