Categories: Umum

Aktivitas Gunung Sindoro Meningkat, Warga Diminta Waspada

Temanggung, saktenane.com

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, mengimbau para pendaki dan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di radius 200 meter dari bibir kawah Gunung Sindoro.

“Ini untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, menyusul adanya peningkatan aktivitas kegempaan di Gunung Sindoro,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Dwi Sukarmei, Sabtu (13/02/2021).

Berdasarkan pengamanatan di Pos Pengamatan Gunung Api Sindoro-Sumbing di Desa Gentingsari, Kecamatan Bansari pada Tanggal 10 Februari 2021, Gunung Sindoro mengalami peningkatan kegempaan. Untuk kegempaan hembusan terjadi satu kali dengan amplitudo 10,37 mm.

Kegempaan tornillo terjadi tiga kali dengan amplitudo 3,45-3,91 mm. Kegempaan vulkanik dangkal sebanyak delapan kali dengan amplitudo 1,76-2,28 mm. Kegempaan vulkanik dalam sebanyak 40 kali dengan amplitudo 1,74 -31,87 mm. Sedangkan kegempaan tektonik jauh sebanyak enam kali dengan amplitudo 2,06-26,01 mm.

Sementara itu, untuk cuaca terpantau berawan, mendung, dan hujan, dengan tiupan angin lemah hingga sedang ke arah utara, barat daya, barat, dan barat laut. Sedangkan untuk suhu udara berkisar 19,6-21,8 derajat Celcius, dengan kelembaban udara 100 persen dan tekanan udara 676,1-676,9 mmHg. Untuk volume curah hujan 3,2 mm per hari.

Dwi mengimbau kepada warga yang tinggal di lereng Gunung Sindoro untuk tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dari peningkatan aktivitas Sindoro. Masyarakat diminta mengikuti arahan dari pemerintah.

“Warga jangan panik dan boleh melakukan aktivitas seperti biasanya, tapi juga harus waspada,” imbuh Dwi.

Meski mengalami peningkatan aktivitas, namun status Gunung Sindoro masih normal atau level 1.

Kabar adanya peningkatan aktivitas vulkanis Gunung Sindoro di perbatasan Kabupaten Temanggung – Wonosobo dibenarkan oleh petugas Pos Pengamatan Gunung Berapi Sindoro-Sumbing, Yuli Rahmatulloh.

Menurutnya, berdasarkan pengamatan secara keseluruhan, aktivitas vulkanis masih pada level normal. Hanya saja, pihaknya mengimbau pendaki atau wisatawan Gunung Sindoro agar tidak mendekati bibir kawah radius 200 meter.

Hal tersebut sesuai arahan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk mengantisipasi adanya aktivitas gunung berapi Sindoro yang dimungkinkan bisa meningkat.

“Kalau ada perkembangan yang signifikan akan kami laporkan ke pihak terkait seperti BPBD,” terangnya.**

ino

Recent Posts

Yaqowiyu, Menko Perekonomian Ikut Sebar Ribuan Apem

Klaten, saktenane.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kabinet Merah Putih, Airlangga Hartarto ikut menyebar ribuan apem…

1 minggu ago

Klaten Integrity Night, Duta Anti Korupsi 2026 Dikukuhkan

Klaten, saktenane.com Acara Klaten Integrity Night, Duta Anti Korupsi 2026 dikukuhkan. Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Klaten…

1 minggu ago

Tari Payung Juwiring Tampil Dalam Puncak Peringatan Hari Jadi Klaten Ke-222

Klaten, saktenane.com Tari Payung Juwiring tampil dalam acara puncak Peringatan Hari Jadi Klaten ke-222 di…

1 minggu ago

Wakil Ketua Komite I DPD RI Muhdi: Pendidikan Harus Dinikmati Semua Masyarakat

Klaten, saktenane.com Wakil Ketua Komite I DPD RI  Dr. H. Muhdi, SH., M.Hum. menekankan, pendidikan…

2 minggu ago

86 Desa/Kelurahan di Klaten Terima Penghargaan Layak Anak

Klaten, saktenane.com Sejumlah 86 desa/kelurahan di Kabupaten Klaten menerima penghargaan sebagai Desa/Kelurahan Layak Anak Tahun…

3 minggu ago

Ratusan Produk Unggulan UMKM-IKM Unjuk Gigi di Klaten Fair 2026

Klaten, saktenane.com Ratusan produk unggulan UMKM-IKM lokal unjuk gigi dalam acara Klaten Fair 2026. Acara…

3 minggu ago