Categories: Hukum

Densus 88 Tangkap 3 Orang di Desa Bono, Cetan dan Kemudo

Klaten, saktenane.com

Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88 Antiteror) menangkap 3 orang di wilayah Kabupaten Klaten, Jumat (02/04/2021).

Ketiganya berinisial S (51) warga Desa Bono, Kecamatan Tulung, SH (41) warga Desa Cetan, Kecamatan Ceper dan MR (49) warga Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan. Dirumah ketiganya juga dilakukan penggeledahan oleh Densus 88.

Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu membenarkan adanya penangkapan dan penggeledahan di wilayahnya.

“Benar memang ada penangkapan, kami dari Polres Klaten hanya membantu pengamanan saja. Informasi selengkapnya, Densus 88 Mabes Polri yang akan menyampaikan,” ujarnya saat dihubungi wartawan, Sabtu (03/04/2021) siang.

Kapolres mengatakan, tidak mengetahui alasan penangkapan ketiga orang tersebut. Pihaknya hanya sebatas membantu pengamanan saat penggeledahan.

Sementara itu, Kepala Desa Bono, Bakdiono menyatakan, ada penangkapan terhadap warganya oleh Densus 88. Menurutnya, warga dengan inisial S ini sudah lama tidak tinggal di desa tersebut, namun beberapa tahun terakhir, ia kembali ke kampung halaman. 

“Dia asli warga saya, domisili dan rumah aslinya memang di situ, tetapi sudah lama pergi. Namun beberapa tahun terakhir dia kembali ke sini, semenjak ayahnya meninggal dunia,” ungkap Bakdiono, Sabtu (03/04/2021).

Mengenai penangkapan dan penggeledahan tersebut, menurut Bakdiono, pihak kepolisian membawa sejumlah barang bukti dari rumah S.

“Kemarin pagi, Jumat (02/04) sehabis subuh ada penangkapan terduga teroris. Kemudian sorenya ada penggeledahan dari kepolisian, dari Densus, Polres dan ada dari Kodim juga,” jelasnya.

Mengenai keseharian S, kata Bakdiono, selama ini tidak ada aktivitas mencurigakan yang dilakukan oleh S dan keluarganya. Bahkan S selalu bersosialisasi dengan para tetangga.

“Dia memasyarakat, kan memang orang situ. Bahkan selama pergi, Kartu Keluarganya tetap beralamat di sini. Kami dari pemerintah maupun warga tidak curiga kalau ternyata dia jadi terduga,” tuturnya.

Bakdiono menambahkan, S merupakan seorang pendakwah dari masjid ke masjid yang ada di sekitar Desa Bono. Bahkan, bersama istrinya, S juga mendirikan Yayasan Rumah Tahfizqhul Quran (RTQ). (ino)

ino

Recent Posts

Dinsos Klaten Dampingi Perempuan Rawan Sosial Ekonomi

Klaten, saktenane.com Dalam upaya meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok…

2 minggu ago

Pesepeda Dari 40 Negara Keliling Desa di Klaten

Klaten, saktenane.com Pesepeda dari 40 negara mengelilingi desa-desa di Kabupaten Klaten, Kamis (21/05/2026). Mereka bersepada…

1 bulan ago

KLIC Fest 2026, Delegasi 16 Negara  Diajak Bupati Keliling Klaten

Klaten, saktenane.com Delegasi dari 16 negara diajak Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo berkeliling desa-desa yang…

1 bulan ago

Di Klaten, Dubes Belanda Ajak Masyarakat Indonesia Kembali Bersepeda

Klaten, saktenane.com Duta besar negara Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen mengajak masyarakat Indonesia untuk kembali…

1 bulan ago

Dinsos Klaten Lakukan Pendampingan Terhadap Korban Perkosaan

Klaten, saktenane.com Dinsos Klaten Lakukan Pendampingan Terhadap Korban Perkosaan.  Mendapat permohonan resmi dari Polres klaten,…

1 bulan ago

Dinsos Klaten Salurkan 13 Ekor Hewan Kurban

Klaten, saktenane.com Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3APPKB)…

1 bulan ago