Umum

Menkes RI Kunjungi Eyang Soegijo Saputro

Yogyakarta, saktenane.com

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengunjungi Eyang Soegijo Saputro, salah satu putra terbaik DIY yang turut menjadi saksi sejarah lahirnya Hari Kesehatan Nasional yang tercetus di Yogyakarta.

Kunjungan tersebut  dilaksanakan pada hari Minggu (14/11/2021). Eyang Soegijo beserta Eyang Putri berkenan menerima kunjungan Menkes Budi beserta Ibu di kediaman beliau di Gondokusuman, Yogyakarta.

Dr. Jagaddhito Prabukusumo, cucu Eyang Soegijo yang mendampingi pertemuan Eyang dengan Menkes Budi mengungkapkan, kunjungan sang Menkes dimaksudkan untuk lebih memahami asal muasal tercetusnya Peringatan Hari Kesehatan Nasional setiap tanggal 12 November. Seperti diketahui bersama, saat ini hanya tinggal Eyang Soegijo lah  satu-satunya saksi hidup atas lahirnya peringatan hari kesehatan yang tercetus di Yogyakarta tersebut.

Menurut Jagaddhito, Menkes Budi lebih banyak mendengar penuturan Eyang terkait dengan lahirnya Hari Kesehatan Nasional. Karena memang, Menkes Budi ingin lebih memahami seperti apa kondisi kesehatan masyarakat dulu dibandingkan dengan saat ini.

Muasal peringatan HKN memang berasal dari DIY. Mengingat dahulu, penyakit yang paling banyak diderita oleh masyarakat adalah malaria. DIY menjadi salah satu daerah yang terdampak penyakit ini, hingga dibentuklah Komando Pembasmi Malaria dengan Eyang Soegijo muda sebagai komandannya.

“Hari Kesehatan Nasional sebenarnya tidak bisa dilepaskan dari Yogyakarta karena asal muasal dari kegiatan nasionalisme ini dari Yogyakarta. Eyang yang mengusulkan peringatan tersebut kepada Menteri Kesehatan saat itu. Beliau juga yang mendampingi Presiden Soekarno untuk mengunjungi Kalasan, tempat di mana banyak masyarakat terjangkit. Itu terjadi pada 12 November 1959,” papar Jagaddhito.

Eyang Soegijo yang masih bugar dan memiliki ingatan tajam pada usia 91 tahun ini menurut Jagaddhito banyak memberikan wejangan dan doa kepada Menkes Budi. Dirinya mewanti-wanti agar Menkes Budi memprioritaskan kesehatan masyarakat di atas apapun.

“Tadi beliau berpesan kepada Pak Menkes sebagai orang tua, agar Pak Menkes selalu mengutamakan kesehatan rakyat. Menurutnya, negara kuat berawal dari rakyat yang sehat. Jadi menurut Eyang, rakyat sehat dulu, baru negara yang kuat akan terwujud dengan sendirinya,” ungkap Jagaddhito. (ino)

 

ino

Recent Posts

Pesepeda Dari 40 Negara Keliling Desa di Klaten

Klaten, saktenane.com Pesepeda dari 40 negara mengelilingi desa-desa di Kabupaten Klaten, Kamis (21/05/2026). Mereka bersepada…

2 minggu ago

KLIC Fest 2026, Delegasi 16 Negara  Diajak Bupati Keliling Klaten

Klaten, saktenane.com Delegasi dari 16 negara diajak Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo berkeliling desa-desa yang…

2 minggu ago

Di Klaten, Dubes Belanda Ajak Masyarakat Indonesia Kembali Bersepeda

Klaten, saktenane.com Duta besar negara Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen mengajak masyarakat Indonesia untuk kembali…

2 minggu ago

Bupati Cilacap Ditangkap KPK

Jakarta, saktenane.com Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman ditangkap KPK bersama 27 orang lainnya. Juru bicara…

3 bulan ago

Tiga Pasangan Mesum Terjaring Razia di Bulan Ramadan

Klaten, saktenane.com Sebanyak tiga pasangan tidak resmi terjaring razia penyakit masyarakat (pekat) di wilayah Kabupaten…

3 bulan ago

Bupati Pekalongan Ditangkap KPK

Jakarta, saktenane.com Bupati  pekalongan  Fadia Arafiq diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat  Operasi Tangkap Tangan…

3 bulan ago