Umum

Konsultasi Publik Pengadaan Tanah Proyek Tol Yogya-Bawen, Disambut Antusias Warga Magelang

Magelang, saktenane.com
Konsultasi publik pengadaan tanah pembangunan Jalan Tol Yogya-Bawen disambut antusias warga Magelang. Warga Kota Magelang menyambut baik kegiatan konsultasi publik pengadaan tanah pembangunan jalan tol Yogyakarta-Bawen. Sebab, dari konsultasi publik itu, mereka bisa mendapatkan informasi sebelum menuju ke tahapan lanjutan, terkait rencana pembangunan jalan tol.
Mereka memenuhi ruang aula kantor Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang, Kamis (25/11/2021), untuk mengikuti kegiatan konsultasi publik pengadaan tanah pembangunan jalan tol.
Tim Persiapan Pengadaan Tanah Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah beserta PPK Pengadaan Tanah Tol Yogyakarta-Bawen, memberikan informasi perihal persiapan pengadaan tanah.
Di antara warga yang mengikuti kegiatan adalah Yonas. Dengan seksama, warga RT 3 RW 10 Kelurahan Tidar Utara ini memerhatikan informasi seputar pengadaan tanah tol.
“Di konsultasi publik ini kami terima kasih karena diundang. Dari provinsi, dari PPK jalan tol Yogyakarta-Bawen. Kami sudah dengar. Masyarakat sempat galau. Masyarakat sempat gelisah. Tetapi dari provinsi dan pemerintah memberikan kepastian-kepastian,” kata Yonas, seusai kegiatan di lokasi.
Menurut dia, masyarakat sebenarnya menunggu kegiatan ini. Mengingat pembangunan jalan tol merupakan program strategis nasional. Dia mewakili masyarakat mendukung pembangunan tersebut.
“Mendukung program pemerintah. Ini juga untuk kepentingan secara umum yang lebih besar lagi. Hanya pesan kami, sesuai aturan dan regulasi, masyarakat mendapatkan ganti yang adil,” sambungnya.
Camat Magelang Selatan Andi Rudianto
mengapresiasi kegiatan itu. Sebab masyarakat membutuhkan konsultasi publik, sehingga warga terdampak bisa langsung tahu apa saja yang harus disiapkan.
“Masyarakat bisa menyampaikan hal seluas-luasnya. Harapan kami kepada tim dari provinsi maupun pengadaan, nanti bisa memberikan jawaban yang bisa nglegani (melegakan) masyarakat,” kata Andi.
Dia berharapan masyarakat bisa paham karena langsung mendapat informasi dari pihak yang berwenang, bukan sebaliknya.
“Bersyukur karena Kota Magelang bisa menjadi pintu tol. Kami sangat berharap, mari warga menyukseskan program strategis nasional,” ucapnya.
Sementara itu, PPK Pengadaan Tanah Tol Yogyakarta-Bawen Muhamad Fajri Nukman menyatakan, sebagaimana ketentuan pembebasan lahan untuk kepentingan umum, fasilitas publik seperti tempat ibadah, makam akan tetap direlokasi.
“Pada prinsipnya fasilitas publik tidak boleh hilang fungsinya. Jadi harus tetap diganti sebagaimana fungsi semula,” jelas Fajri. (ino)
ino

Recent Posts

86 Desa/Kelurahan di Klaten Terima Penghargaan Layak Anak

Klaten, saktenane.com Sejumlah 86 desa/kelurahan di Kabupaten Klaten menerima penghargaan sebagai Desa/Kelurahan Layak Anak Tahun…

4 hari ago

Ratusan Produk Unggulan UMKM-IKM Unjuk Gigi di Klaten Fair 2026

Klaten, saktenane.com Ratusan produk unggulan UMKM-IKM lokal unjuk gigi dalam acara Klaten Fair 2026. Acara…

4 hari ago

SMP Negeri 1 Kebonarum Gelar Sosialisasi Anti Narkoba

Klaten, saktenane.com SMP Negeri 1 Kebonarum Kabupaten Klaten menggelar sosialisasi anti narkoba, pada Sabtu (18/07/2026)…

6 hari ago

Ribuan Orang Nonton Wayang Tasyakuran Keluarga Bambang Sridaya

Klaten, saktenane.com Ribuan orang menonton pagelaran  wayang kulit dalam rangka tasyakuran keluarga Raden Bambang Sridaya.…

6 hari ago

Dongkrak UMKM, Festival Gejog Lesung 2026 Digelar Sore Hari

Klaten, saktenane.com Beda dari biasanya, Festival Gejog Lesung  Kabupaten Klaten  tahun 2026 dilaksanakan pada sore…

6 hari ago

Panen Raya, Kelompok Tani Ngudi Rukun Desa Tumpukan Gelar Wiwit Metik

Klaten, saktenane.com Kelompok Tani Ngudi Rukun Desa Tumpukan, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten  menggelar adat  tradisi…

7 hari ago