Umum

Awaludin Bahagia, Kaosnya Dibeli Ganjar

Kebumen, saktenane.com
Senyum Awaludin merekah dan matanya berbinar usai bertemu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Rabu (12/1/2021). Niatnya memberi kenang-kenangan, malah produknya dibeli oleh mantan anggota DPR RI itu.
Pertemuan keduanya terjadi saat Ganjar sedang meninjau vaksinasi anak dan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di SLBN Tamanwinangun, Kebumen. Ganjar yang sedang meninjau ke ruang-ruang kelas, dicegat oleh Awal yang menunggunya di lorong kelas.
“Pak Gubernur, ini ada produk UMKM dari teman-teman disabilitas,” jelasnya.
“Wah keren. Ini dibuat sendiri? Hebat banget,” tutur Ganjar.
Kepada Ganjar, Awal menjelaskan, produk yang dibawanya adalah hasil kreasi dari para penyandang disabilitas di Kebumen. Hasil UMKM dinikmati bersama.
“Ini ada tagline-nya pak, markisut alias mari kita nggesut (nyablon),” ujar Awal.
Awal lantas memberikan produk kaos, tempat bolpoin yang dilukis, serta sebuah kain yang dibingkai, yang semuanya bergambar Ganjar serta tulisan Markisut. Ganjar menolak pemberian Awal dan memilih untuk membelinya.
“Karena ini UMKM, jadi harus beli. Mas bayar ya,” kata Ganjar seraya memanggil ajudannya.
Awal pun tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih kepada Ganjar, dan sempat meminta Ganjar untuk membubuhkan tanda tangan serta motivasi untuk para penyandang disabilitas lainnya.
“Intinya UMKM itu untuk disabilitas bukan pribadi, jadi kita bekerja sama dengan tim yang juga anak-anak disabilitas,” ungkap Awal usai bertemu Ganjar.
Penyandang tuna daksa itu mengaku senang bisa bertemu langsung dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Awal senang karena Ganjar mendukungnya untuk terus berproduksi dan pantang menyerah.
“Dikasih semangat, tetap produksi terus. Intinya jangan sampai menyerah. Tetap semangat, tetap berjuang, berkarya dan mandiri untuk anak disabilitas,” beber Awal menirukan pesan Ganjar kepadanya.
Ganjar yang juga meninjau vaksinasi SDN 2 Pakuran, berharap percepatan vaksinasi anak ini nantinya pelaksanaan PTM 100 persen bisa digelar dengan aman dan nyaman.
“Jadi kalau kemudian anak-anak ini sudah divaksin, harapan kita nanti kita melaksanakan pembelajaran tatap muka itu dengan tenang. Dan sekarang kita minta orang tuanya untuk membantu. Kalau perlu ditungguin,” ujar gubernur.
Ganjar juga senang dengan model yang dilakukan di SDN 2 Pakuran karena melibatkan bidan. Para bidan itu dilibatkan untuk sosialisasi dan memberikan sugesti agar tak takut vaksin.
“Prakondisinya yang saya suka. Jadi ada bidan yang memberikan penjelasan ‘kita siap! kita tidak takut!’ Jadi sugesti itu bisa diberikan kepada anak-anak, sehingga anak-anak nanti berani menghadapi situasi ini,” tandas Ganjar. **
ino

Recent Posts

86 Desa/Kelurahan di Klaten Terima Penghargaan Layak Anak

Klaten, saktenane.com Sejumlah 86 desa/kelurahan di Kabupaten Klaten menerima penghargaan sebagai Desa/Kelurahan Layak Anak Tahun…

2 hari ago

Ratusan Produk Unggulan UMKM-IKM Unjuk Gigi di Klaten Fair 2026

Klaten, saktenane.com Ratusan produk unggulan UMKM-IKM lokal unjuk gigi dalam acara Klaten Fair 2026. Acara…

2 hari ago

SMP Negeri 1 Kebonarum Gelar Sosialisasi Anti Narkoba

Klaten, saktenane.com SMP Negeri 1 Kebonarum Kabupaten Klaten menggelar sosialisasi anti narkoba, pada Sabtu (18/07/2026)…

5 hari ago

Ribuan Orang Nonton Wayang Tasyakuran Keluarga Bambang Sridaya

Klaten, saktenane.com Ribuan orang menonton pagelaran  wayang kulit dalam rangka tasyakuran keluarga Raden Bambang Sridaya.…

5 hari ago

Dongkrak UMKM, Festival Gejog Lesung 2026 Digelar Sore Hari

Klaten, saktenane.com Beda dari biasanya, Festival Gejog Lesung  Kabupaten Klaten  tahun 2026 dilaksanakan pada sore…

5 hari ago

Panen Raya, Kelompok Tani Ngudi Rukun Desa Tumpukan Gelar Wiwit Metik

Klaten, saktenane.com Kelompok Tani Ngudi Rukun Desa Tumpukan, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten  menggelar adat  tradisi…

5 hari ago