Klaten, saktenane.com
Sejumlah warga masyarakat Desa Jabung Kecamatan Gantiwarno, hari Jum’at (29/4/2022) malam menggeruduk Klinik Al Banisa Unit Rawat Inap Puskesmas Gantiwarno, memprotes kebijakan Puskesmas Gantiwarno yang tidak mau memberi pinjaman mobil ambulans kepada warga yang dalam kondisi darurat butuh pertolongan dokter.
Peristiwa itu menurut Kepala Desa Jabung Pramono, berawal dari warga desa Jabung yang sedang olah raga badminton di gedung pertemuan Desa Jabung yang letaknya tidak jauh dari lokasi Puskesmas Gantiwarno.
“Sekitar jam 22:15, permainan bulu tangkis yang dilakukan oleh beberapa warga Desa Jabung di gedung pertemuan itu selesai. Semua pemain beristirahat, termasuk diantaranya Danang Eko Sudigdo (45) warga Dk.Jabung Wetan, Desa Jabung juga ikut istirahat,” ujar Pramono.
Namun tiba tiba, jelas Pramono, Danang Eko Sudigdo jatuh tersungkur ke lantai hilang kesadarannya. Teman temannya bermaksud membawa ke rumah sakit. Dan salah satu teman Danang Eko bergegas menuju Puskesmas Gantiwarno untuk pinjam mobil ambulans untuk membawa Danang Eko ke rumah sakit. Tetapi oleh petugas jaga Klinik Al Banisa Puskesmas Gantiwarno, dikatakan mobil ambulans tidak boleh dipinjam warga.
“Kemudian warga mencari pinjaman mobil ke warga untuk membawa Danang Eko ke Rumah Sakit dr. Soedjarwadi. Sesampainya di Rumah Sakit dr Soedjarwadi, ternyata jiwa Danang Eko sudah tidak tertolong,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, mengetahui jiwa Danang Eko sudah tidak tertolong, warga kemudian merasa emosi dan mengadu kepada dirinya selaku kepala desa.
“Kemudian saya mendatangi Puskesmas Gantiwarno untuk meminta kejelasan sikap Puskesmas Gantiwarno yang tidak mengijinkan warga meminjam mobil ambulans. Ternyata langkah saya tersebut diikuti oleh puluhan warga Desa Jabung mendatangi Puskesmas Gantiwarno,” paparnya.
Kata Pramono, di Puskesmas Gantiwarno, ia ditemui oleh dr Sukeni, Penanggung Jawab Klinik Al Banisa yang merupakan Unit Rawat Inap Puskesmas Gantiwarno. Sementara dokter Muh. Budoli, Kepala Puskesmas Gantiwarno tidak ada di tempat.
Ia menyatakan, dr Sukeni memohon maaf atas kelalaian stafnya. Bahwa sebenarnya warga masyarakat umum boleh meminjam mobil ambulans untuk kepentingan kedaruratan warga.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, dr. Cahyono Widodo saat dikonfirmasi menyatakan, mobil ambulans sengaja ditempatkan di Puskesmas itu memang disediakan untuk memberi pelayanan terhadap warga yang membutuhkan layanan kedaruratan.
(ino)
Jakarta, saktenane.com Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman ditangkap KPK bersama 27 orang lainnya. Juru bicara…
Klaten, saktenane.com Sebanyak tiga pasangan tidak resmi terjaring razia penyakit masyarakat (pekat) di wilayah Kabupaten…
Jakarta, saktenane.com Bupati pekalongan Fadia Arafiq diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat Operasi Tangkap Tangan…
Klaten, saktenane.com Tanggul Sungai Dengkeng jebol di Dk. Jetakan, Desa Bawak, Kecamatan Cawas, mengakibatkan aktivitas…
Klaten, saktenane.com Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten, Jawa Tengah, berhasil mengungkap kasus peredaran…
Klaten, saktenane.com Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, kembali melaksanakan kegiatan ngabuburide bersama perwakilan Forkopimda dan…