oppo_0
Klaten, saktenane.com
Ribuan orang tumpah ruah untuk mengikuti Festival Memet Ikan 2024. Mereka berasal dari wilayah Kabupaten Klaten dan sekitarnya. Festival Memet Ikan merupakan agenda tahunan yang diadakan di Embung Desa Gemblegan, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten.
Mereka memenuhi embung yang berukuran sekitar 50 meter kali 100 meter itu untuk memperebutkan beraneka jenis ikan dengan peralatan seadanya. Dalam Festival Memet Ikan kali ini, panitia menebar ikan kurang lebih 2 ton yang terdiri dari ikan bawal, nila, lele dan lainnya.
Festival Memet Ikan ini berlangsung meriah. Meski belum ada tanda dimulainya acara, namun ribuan warga dari berbagai daerah ini merangsek turun ke embung yang cukup luas, yang berada tidak jauh dari Kantor Desa Gemblegan ini.
Dengan peralatan seadanya, seperti jaring hingga parabot rumah tangga, warga berusaha mendapatkan ikan, seperti lele, nila, mujair, hingga bawal yang sebelumnya telah ditebar dan dipelihara oleh BUMDes Gemblegan.
Dan untuk menyemarakkan suasana, maka panitia menyediakan sejumlah hadiah bagi warga yang berhasil mendapatkan ikan maskot yang ditandai dengan pita.
Kepala Desa Gemblegan Waluyo menyampaikan, Festival Memet Ikan ini digelar untuk memeriahkan Hari Jadi ke 220 Kabupaten Klaten dan HUT Kemerdekaan ke 79 RI. Festival Memet Ikan ini diadakan rutin setiap tahun, kecuali pada saat pandemi Covid 19 lalu. Dan tahun ini, Festival Memet Ikan baru diadakan lagi. Sehingga masyarakat tampak begitu antusias.
“Harapannya, masyarakat di sini semakin gemar makan ikan. Dan juga, Festival Memet Ikan ini bisa menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena ada sekitar 100 lapak yang berjualan di areal Festival Memet Ikan. Belum lagi usaha parkir yang dikelola warga,” ujarnya, Minggu (21/07/2024) pagi.
Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutannya mengatakan, Festival Memet Ikan ini sudah menjadi tradisi yang selalu dilakukan oleh Pemerintah Desa Gemblegan sebagai ungkapan syukur dan berbagi kepada warga.
“Dan kebetulan, untuk kegiatan kali ini, juga sebagai rangkaian Hari Jadi Kabupaten Klaten yang ke 220. Dalam Festival Memet Ikan ini, ada sekitar 2 ton ikan yang ditebar oleh panitia. Semoga Festival Memet Ikan ini bisa menjadi ajang pestanya warga, dan warga pulang membawa ikan,” harapnya.
Sementara itu Wakil Menteri (Wamen) Desa Pembanguan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) RI, Paiman Raharjo menyambut baik Festival Memet Ikan ini.
Wamen juga menyoroti pemanfaatan Embung Gemblegan yang selain dijadikan tempat penampungan air, juga sebagai sumber irigasi pertanian.
“Saya berharap, keberadaan embung ini kedepan bisa dijadikan tempat wisata dan pemancingan ikan, sehingga bisa meningkatkan PADes (pendapatan asli desa),” ucapnya.
Terkait, salah satu warga, Toni Setyawan merasa senang bisa mengikuti Festival Memet Ikan ini. Ia mengaku tidak sengaja mendapatkan ikan bawal yang ada pitanya.
“Saya hanya menjaring -jaring saja. Dan kebetulan, saya mendapatkan ikan maskot. Ya, alhamdulillah,” ucapnya senang.
(ino)
Jakarta, saktenane.com Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman ditangkap KPK bersama 27 orang lainnya. Juru bicara…
Klaten, saktenane.com Sebanyak tiga pasangan tidak resmi terjaring razia penyakit masyarakat (pekat) di wilayah Kabupaten…
Jakarta, saktenane.com Bupati pekalongan Fadia Arafiq diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat Operasi Tangkap Tangan…
Klaten, saktenane.com Tanggul Sungai Dengkeng jebol di Dk. Jetakan, Desa Bawak, Kecamatan Cawas, mengakibatkan aktivitas…
Klaten, saktenane.com Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten, Jawa Tengah, berhasil mengungkap kasus peredaran…
Klaten, saktenane.com Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, kembali melaksanakan kegiatan ngabuburide bersama perwakilan Forkopimda dan…