Klaten, saktenane.com
Bupati Klaten Sri Mulyani dan Ketua DPRD Kabupaten Klaten Hamenang Wajar Ismoyo ikut gejog lesung di Alun-alun Barepan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Sabtu (24/08/2024) pagi. Kehadiran Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Klaten dalam Festival Gejog Lesung Tingkat Kabupaten Klaten tersebut didampingi Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Klaten Jajang Prihono beserta jajaran Forkompimcam Kecamatan Cawas.
Bupati Klaten, Sri Mulyani menyatakan, Festival Gejog Lesung menjadi penting untuk merawat seni gejog lesung yang dinilai sudah mulai hilang ditelan zaman. Zaman dahulu lesung hanya dipakai untuk memisahkan padi dari tangkai dan kulitnya. Namun, tumbukan alu ke lesung menimbulkan irama yang indah hingga muncul kesenian tradisional gejog lesung.
“Gejog lesung dikenal hadir membawa keceriaan sejak dulu. Permainan musik akustik petani ini dulu dimainkan saat bulan purnama atau malam terang bulan. Gejog Lesung hendaknya menjadi perhatian bersama untuk kemudian digali, dikelola dan dikembangkan sesuai tuntutan zaman tanpa menghilangkan hakikat pembentukan nilai-nilai budi luhur,” ujarnya.
Bupati menyayangkan jika kesenian tradisional gejog lesung warisan leluhur ini sampai hilang. Ia mengajak seluruh generasi muda untuk turut nguri-uri budaya dan melestarikan kesenian tradisional tersebut lewat Festival Gejog Lesung.
Di tempat yang sama, Camat Cawas Muh Prihadi menyampaikan, Festival Gejog Lesung sudah dilaksanakan sebanyak 6 kali dari pelaksanaan yang pertama pada tahun 2014 dan terakhir 2019. Tahun 2020 sampai 2023 (3 tahun) ditiadakan karena Covid-19 dan baru tahun ini digelar kembali.
“Target dari kegiatan ini adalah bisa melestarikan budaya dan mengembangkan potensi lokal seni gejog lesung yang ada diwilayah Kecamatan Cawas khususnya dan kabupaten pada umumnya,” ungkapnya.
Ia berharap, seni budaya gejog lesung peninggalan nenek moyang ini tidak punah. Gejog lesung bisa sebagai sarana membangun budaya hidup guyup-rukun serta membangkitkan kembali nilai gotong-royong dimasyarakat.
” Semoga kesenian gejog lesung bisa mendunia,” ucapnya.
Berdasarkan pantauan saktenane.com, Festival Gejog Lesung Kabupaten Klaten 2024 ini diikuti 25 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan yang berada di wilayah kabupaten Klaten. Adapun yang berhasil merebut juara 1 yakni peserta dari Desa Barepan . Sedangkan juara 2 diraih peserta dari Kecamatan Tulung, juara 3 dari Kecamatan Prambanan, juara harapan 1 Kecamatan polanharjo, juara harapan 2 dari Kecamatan Cawas dan juara harapan 3 dari Kecamatan Delanggu. (ino)
Jakarta, saktenane.com Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman ditangkap KPK bersama 27 orang lainnya. Juru bicara…
Klaten, saktenane.com Sebanyak tiga pasangan tidak resmi terjaring razia penyakit masyarakat (pekat) di wilayah Kabupaten…
Jakarta, saktenane.com Bupati pekalongan Fadia Arafiq diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat Operasi Tangkap Tangan…
Klaten, saktenane.com Tanggul Sungai Dengkeng jebol di Dk. Jetakan, Desa Bawak, Kecamatan Cawas, mengakibatkan aktivitas…
Klaten, saktenane.com Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten, Jawa Tengah, berhasil mengungkap kasus peredaran…
Klaten, saktenane.com Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, kembali melaksanakan kegiatan ngabuburide bersama perwakilan Forkopimda dan…