Klaten, saktenane.com
PBVSI Klaten menjadi tuan rumah Kejuaraan Bola Voli Putri Usia Dini (U-13) Max 2012 se-Jawa. Acara yang diselengarakan pada tanggal 15 hingga 16 Februari 2025 di GOR Desa Geneng, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten ini diikuti peserta dari Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Selain peserta turnamen, kejuaraan ini juga dihadiri oleh para pelatih dan pengurus PBVSI dari berbagai daerah serta dimeriahkan para orang tua yang memberikan dukungan penuh kepada para peserta.
Kepada media ini, Ketua Umum PBVSI Klaten, One Krisnata mengatakan, turnamen ini bertujuan untuk menggugah semangat seluruh peserta dan pihak terkait agar lebih fokus dalam pembinaan olahraga bola voli di tingkat usia dini. Event ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, namun juga menjadi titik penting bagi PBVSI Klaten untuk mendorong pembinaan usia dini dan memotivasi para generasi muda untuk lebih giat dalam berlatih.
“Kami ingin menumbuhkan semangat para atlet muda dan memastikan bahwa pembinaan mereka dari usia dini menjadi fokus utama kami. Kejuaraan ini menjadi langkah konkret untuk itu,” ucapnya.
Ia menjelaskan, turnamen ini mempertemukan 33 tim terbaik yang berasal dari berbagai daerah di Jawa dan DIY. Mereka bertanding selama dua hari, mulai pagi hingga malam hari. Beberapa tim yang berhasil menunjukkan performa gemilang pada pertandingan hari pertama (Sabtu, 15 Februari) antara lain Vondan Solo, Bina Taruna Cawas, Mutiara Sleman, Lapinka Boyolali, dan Permata Sukoharjo. Para pemain muda ini memperlihatkan semangat juang yang tinggi serta teknik permainan yang patut diapresiasi.
“Adapun hasil pertandingan kejuaraan Bola Voli Putri U-13 Max 2012 pada akhir pekan ini, berhasil menjadi juara 1 yakni Mitra Kencana Semarang, disusul runner up Govita Semarang dan sebagai juara ketiga Rizky Abadi Ngawi Jatim & Yoga Maya Yogyakarta,” ujarnya.
Menurut One Krisnata, pemenang pertama Mitra Kencana Semarang berhasil meraih juara setelah melewati berbagai tantangan sulit dan pertandingan yang sengit mengalahkan tim-tim kuat lainnya, termasuk Govita Semarang yang juga tampil sangat dominan.
“Tak kalah menarik, Rizky Abadi Ngawi Jatim dan Yoga Maya Yogyakarta harus berbagi posisi ketiga setelah menunjukkan kualitas permainan yang tidak kalah hebatnya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dalam setiap pertandingan, terlihat jelas bahwa selain kompetisi, nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan menjadi hal utama yang dijunjung tinggi.
“Dengan digelarnya kejuaraan ini, PBVSI Klaten berharap akan lebih banyak atlet muda berbakat yang akan tumbuh dan berkembang menjadi pemain bola voli profesional di masa depan serta menjadikan Klaten sebagai pusat pembinaan bola voli usia dini yang lebih maju dan terorganisir,” jelasnya.
One Krisnata berharap, melalui kejuaraan ini PBVSI Klaten bisa semakin meningkatkan minat dan keterlibatan masyarakat dalam pembinaan olahraga bola voli, terutama di kalangan anak-anak dan remaja.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan seperti ini karena sangat penting untuk pengembangan bibit-bibit unggul bola voli di masa depan,” tandasnya. (i&o)
Jakarta, saktenane.com Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman ditangkap KPK bersama 27 orang lainnya. Juru bicara…
Klaten, saktenane.com Sebanyak tiga pasangan tidak resmi terjaring razia penyakit masyarakat (pekat) di wilayah Kabupaten…
Jakarta, saktenane.com Bupati pekalongan Fadia Arafiq diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat Operasi Tangkap Tangan…
Klaten, saktenane.com Tanggul Sungai Dengkeng jebol di Dk. Jetakan, Desa Bawak, Kecamatan Cawas, mengakibatkan aktivitas…
Klaten, saktenane.com Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten, Jawa Tengah, berhasil mengungkap kasus peredaran…
Klaten, saktenane.com Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, kembali melaksanakan kegiatan ngabuburide bersama perwakilan Forkopimda dan…