Hukum

Operasi Pekat, Polres Klaten Musnahkan 2500 Botol Ciu

Klaten, saktenane.com

Polres Klaten bersama Jajaran Forkopimda Kabupaten Klaten melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di Lapangan KSDC Polres Klaten, Kamis (19/02/2026). Kegiatan ini dihadiri Bupati Klaten, Kajari Klaten, Pj Sekda Kabupaten Klaten, Ketua MUI Klaten, perwakilan Forkopimda Kabupaten Klaten, kepala OPD terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Kapolres Klaten, Moh Faruk Rozi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen Polres Klaten dalam menjaga ketenteraman dan kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

“Pagi ini Forkopimda Klaten melaksanakan pemusnahan miras sebanyak 2.499 botol ciu, 276 botol miras berbagai merek, serta 233 knalpot tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong. Ini merupakan hasil capaian Operasi Pekat selama tiga minggu terakhir. Kami berkomitmen berada di garda terdepan dalam pemberantasan penyakit masyarakat,” ujar Kapolres.

Kapolres juga  menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan informasi di lapangan. Ke depan, Polres Klaten meminta masyarakat untuk terus mempercayakan penanganan penyakit masyarakat kepada aparat penegak hukum.

“Jika ada informasi, segera sampaikan kepada kami agar bisa langsung kami respons. Insyaallah sampai dengan lebaran, operasi pekat akan terus kami lakukan sehingga permasalahan ini dapat kita atasi bersama,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengapresiasi langkah cepat Polres Klaten dalam menindaklanjuti aduan masyarakat.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Klaten mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Klaten dan jajaran yang telah merespons cepat laporan masyarakat. Harapannya kita terus berkolaborasi, termasuk dengan ormas dan tokoh masyarakat untuk saling memberikan informasi, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk,” ungkap Hamenang.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta elemen masyarakat sangat penting dalam menekan peredaran minuman keras di Kabupaten Klaten, khususnya menjelang dan selama bulan ramadan.

“Saya berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Klaten tetap terjaga, sehingga umat muslim dapat menjalankan ibadah ramadan dengan aman dan nyaman,” harap bupati. (i&o)

ino

Recent Posts

Bupati Cilacap Ditangkap KPK

Jakarta, saktenane.com Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman ditangkap KPK bersama 27 orang lainnya. Juru bicara…

1 bulan ago

Tiga Pasangan Mesum Terjaring Razia di Bulan Ramadan

Klaten, saktenane.com Sebanyak tiga pasangan tidak resmi terjaring razia penyakit masyarakat (pekat) di wilayah Kabupaten…

1 bulan ago

Bupati Pekalongan Ditangkap KPK

Jakarta, saktenane.com Bupati  pekalongan  Fadia Arafiq diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat  Operasi Tangkap Tangan…

1 bulan ago

Tanggul Jebol, Pasar Cawas Lumpuh Total

Klaten, saktenane.com Tanggul  Sungai Dengkeng jebol di Dk. Jetakan, Desa Bawak, Kecamatan Cawas, mengakibatkan aktivitas…

1 bulan ago

Polres Klaten Berhasil Ungkap Sindikat Pengedar Uang Palsu

Klaten, saktenane.com Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten, Jawa Tengah, berhasil mengungkap kasus peredaran…

2 bulan ago

Bupati Klaten Ngabuburide ke Masjid Al Amin Pluneng

Klaten, saktenane.com Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, kembali melaksanakan kegiatan ngabuburide bersama perwakilan Forkopimda dan…

2 bulan ago