Categories: Umum

44 Pelanggar Ditindak Tegas Dalam Razia Masker Di Desa Puluhan, Apa Sanksinya?

Klaten, saktenane.com

44 pelanggar yang tidak memakai masker saat melintas di depan Kantor Desa Puluhan Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten ditindak tegas dengan diberi teguran dan sanksi saat diadakan razia (operasi) masker di lokasi tersebut, Sabtu (29/08/2020) pagi.

Operasi masker yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya memakai masker dalam pencegahan penularan Covid-19 ini melibatkan puluhan personel, diantaranya perangkat desa setempat, satgas Covid-19 tingkat desa, babinsa, bhabinkamtibmas, linmas dan para relawan.

Kepala Desa Puluhan, Decka Cahyo Wibowo mengatakan, kegiatan operasi masker ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan oleh semua pemerintah desa yang ada di Kecamatan Trucuk. Setiap desa mengadakan operasi masker dua atau tiga kali setiap bulannya.

” Untuk hari ini merupakan kegiatan operasi masker di Desa Puluhan yang kedua. Yang pertama sudah dilaksanakan di titik lokasi perempatan pasar Babat. Untuk yang kedua ini titik lokasinya di jalan depan kantor Desa Puluhan,” ujar Pak Kades.

Kenapa untuk operasi yang kedua ini dipilih titik lokasi di jalan depan kantor desa, Kades Puluhan menjelaskan, ia memilih lokasi ini karena memprioritaskan operasi masker untuk warga Desa Puluhan.

“Prioritas kami adalah sosialisasi, edukasi sekaligus menertibkan masyarakat yang tidak menaati protokol kesehatan,” ucapnya.

Lebih lanjut Kades Puluhan menyatakan, untuk operasi yang kedua ini, bagi pelanggar akan ditindak tegas karena pemerintah sudah mensosialisasikan protokol kesehatan berulang kali.

” Pelanggar kami tindak tegas dengan diberi sanksi menyanyikan lagu Indonesia Raya ataupun menghafalkan Pancasila,” ucap Decka Cahyo Wibowo.

Decka menambahkan, tidak ada sanksi denda maupun menahan Kartu Tanda Penduduk. Karena memang tujuan operasi masker ini untuk mengedukasi dan mengingatkan pentingnya memakai masker disaat pandemi ini.

Sementara itu Yoto (63) warga Dk. Sawit, Desa Ngerangan, Kecamatan Bayat yang kedapatan tidak memakai masker saat melintas di lokasi razia, menyadari kekeliruanya tidak mengenakan masker saat keluar rumah.

“Sebetulnya saya membawa masker pak, tapi tidak saya pakai karena tidak terbiasa,” kata Yoto yang segera bergegas mengambil masker dari tas dan memakainya. (ino)

ino

Recent Posts

Yaqowiyu, Menko Perekonomian Ikut Sebar Ribuan Apem

Klaten, saktenane.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kabinet Merah Putih, Airlangga Hartarto ikut menyebar ribuan apem…

1 bulan ago

Klaten Integrity Night, Duta Anti Korupsi 2026 Dikukuhkan

Klaten, saktenane.com Acara Klaten Integrity Night, Duta Anti Korupsi 2026 dikukuhkan. Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Klaten…

1 bulan ago

Tari Payung Juwiring Tampil Dalam Puncak Peringatan Hari Jadi Klaten Ke-222

Klaten, saktenane.com Tari Payung Juwiring tampil dalam acara puncak Peringatan Hari Jadi Klaten ke-222 di…

1 bulan ago

Wakil Ketua Komite I DPD RI Muhdi: Pendidikan Harus Dinikmati Semua Masyarakat

Klaten, saktenane.com Wakil Ketua Komite I DPD RI  Dr. H. Muhdi, SH., M.Hum. menekankan, pendidikan…

1 bulan ago

86 Desa/Kelurahan di Klaten Terima Penghargaan Layak Anak

Klaten, saktenane.com Sejumlah 86 desa/kelurahan di Kabupaten Klaten menerima penghargaan sebagai Desa/Kelurahan Layak Anak Tahun…

1 bulan ago

Ratusan Produk Unggulan UMKM-IKM Unjuk Gigi di Klaten Fair 2026

Klaten, saktenane.com Ratusan produk unggulan UMKM-IKM lokal unjuk gigi dalam acara Klaten Fair 2026. Acara…

1 bulan ago