Categories: Umum

Desa Jatipuro Dan Desa Lainnya Di Kecamatan Trucuk Telah Menyalurkan BLT DD Tahap 4

Klaten, saktenane.com

Desa Jatipuro dan desa lainnya di Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten telah melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap 4. Desa yang melaksanakan penyaluran BLT DD tahap 4 pada Senin (31/08/2020) diantaranya adalah Desa Jatipuro, Mireng, Wonosari, Palar, Sumber, Mandong, Bero, Puluhan dan Desa Kalikebo.

Kepala Desa Jatipuro, Tulus Nugroho dalam sambutanya mengajak warga yang sudah merasa mampu untuk mengundurkan diri dari program BLT DD agar anggaran dana desa bisa digunakan untuk membangun infrastruktur dan membeayai kegiatan pemberdayaan masyarakat di desa setempat.

“Kalau yang sudah merasa mampu silahkan mendaftar ke gugus tugas Covid-19 untuk mengisi surat pernyataan bahwa dirinya sudah mampu dan mengundurkan diri dari program BLT DD,” ujar Tulus Nugroho, Senin (31/08/2020) siang.

Tulus Nugroho menyebutkan, jumlah penerima BLT DD di Desa Jatipuro untuk tahap 4 ber kurang jumlahnya menjadi 66 KK, yang sebelumnya pada tahap awal berjumlah 143 KK. Hal dikarenakan ada data ganda dengan BST Kemensos RI.

“Penerima dikarenakan adanya data ganda antara BST Kemensos RI dan BLT Dana Desa, maka penerima dipersilahkan memilih salah satu. Dan mereka lebih memilih yang BST Kemensos RI, sedangkan untuk BLT Dana Desa dikembalikan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sumber Kuwatno mengatakan jumlah penerima BLT DD tahap 4 berjumlah 100 orang. Jika dibandingkan dengan tahap sebelumnya, penerima di tahap 4 berkurang 30 KK.

” Dikarenakan dobel data dengan BST Kemensos sehingga salah satu harus dicoret, sesuai aturan yang ada, hanya dibolehkan 1 KK menerima 1 jenis bansos Covid-19,” ungkapnya.

Sedangkan Kepala Desa Mandong Sarwono menjelaskan penerima BLT DD tahap 4 di Desa Mandong hanya berjumlah 11 KK. Dikarenakan untuk warga yang terdampak Covid-19 sudah mendapatkan bantuan sosial dari sumber dana yang lain. Untuk memastikan BLT DD tepat sasaran dalam verifikasi ajuan, pemerintah desa melibatkan tim independen.

“Biar semua tepat sasaran, kami menggandeng tim independen yang terdiri dari warga yang berstatus mahasiswa untuk melakukan verifikasi sesuai kriteria yang ada. Mereka tidak mempunyai tendensi apa-apa sehingga benar-benar tepat sasaran,” kata Sarwono.

Lebih lanjut Sarwono menerangkan, setelah dilakukan verifikasi oleh tim independen tersebut, kemudian dilakukan musdes untuk menentukan nama-nama yang layak untuk menerima BLT DD. Dan akhirnya disepakati dalam musdes, penerima BLT DD berjumlah 11 KK. (ino)

ino

Recent Posts

Kasus Korupsi Plaza Klaten, Jaksa Ajukan Kasasi

Klaten, saktenane.com Kasus korupsi Plaza Klaten, jaksa ajukan kasasi. Kejaksaan Negeri (Kejari) Klaten mengajukan kasasi…

1 minggu ago

Cegah Korupsi Secara Dini, Inspektorat Kabupaten Klaten Gelar FKP

Klaten, saktenane.com Untuk mencegah tindak pidana korupsi secara dini,  Inspektorat Daerah Kabupaten Klaten menggelar Forum…

1 minggu ago

Oknum Kades Kabur Saat Digerebek di Hotel??

Klaten, saktenane.com Viral di berbagai platform media sosial, diduga oknum kepala desa di Kabupaten Klaten…

1 minggu ago

Lulus dari Kemiskinan, 2.596 Keluarga PKH Klaten Diwisuda

Klaten, saktenane.com Sebagai tanda telah lulus dari kemiskinan, sebanyak 2.596 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program…

2 minggu ago

HANI 2026, Pengurus Gerakan Pemuda Anti Narkoba Dilantik

Klaten, saktenane.com HANI 2026, Pengurus Gerakan Pemuda Anti Narkoba (GARDATIBA) dilantik. Dalam rangka peringatan Hari…

2 minggu ago

Resmikan Foodcourt, Desa Barepan Nanggap Wayang

Klaten, saktenane.com Resmikan foodcourt, Pemerintah Desa Barepan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten nanggap wayang. Pemdes barepan…

2 minggu ago