Categories: Umum

Hujan Tak Menyurutkan Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Kartasura

Sukoharjo, saktenane.com

Hujan yang terus mengguyur di wilayah Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah tidak menyurutkan bagi para mahasiswa yang melakukan aksi demo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Tugu Simpang Tiga Kartasura, Kamis (08/10/2020) sore.

Aksi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surakarta dan Sukoharjo tersebut berlangsung damai dan kondusif, walaupun mengakibatkan arus lalu lintas Solo-Semarang dan Solo-Jogja mengalami kemacetan.

Aksi yang memblokade persimpangan Kartasura membuat pihak kepolisian mengalihkan arus kendaraan dari semua arah untuk melewati jalur alternatif seperti Jalan Slamet Riyadi Kartasura, maupun Jalan Tentara Pelajar, Ngasem, Karanganyar.

Aksi yang dimulai pukul 15.00 WIB ini dijaga ketat aparat gabungan TNI/Polri dan Polisi Pamong Praja, namun para pelaku usaha dan pemilik toko di kawasan Kartasura memilih untuk menutup usahanya.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, pihaknya mengerahkan 850 personel gabungan dari Polres Sukoharjo, Kodim 0726/Sukoharjo, dan Satpol PP Sukoharjo untuk mengamankan aksi tolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja di wilayah hukum Polres Sukoharjo.

“Aksi ini digelar di dua lokasi, yakni di Simpang Empat Univet Bantara Sukoharjo dan Simpang Tiga Tugu Kartasura,” ujar Kapolres, Kamis (08/10/2020).

Kapolres menyebutkan, prioritas pengamanan aksi demo kali ini ada dua hal yang menjadi perhatian, yakni antisipasi penularan Covid-19 dan penyampaian aspirasi mahasiswa. Dua hal ini menjadi perhatian khusus.

” Selain mengamankan kami juga memberi batasan-batasan terkait protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19,” jelas AKBP Bambang Yugo.

Ia menambahkan, untuk mengantisipasi adanya aksi anarkistis seperti di wilayah lain, aparat gabungan melakukan pengamanan secara persuasif dan mengedepankan cara-cara yang humanis. Ia meyakini peserta aksi tidak akan terpancing dengan kondisi di luar daerah. (ino)

ino

Recent Posts

Bupati Cilacap Ditangkap KPK

Jakarta, saktenane.com Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman ditangkap KPK bersama 27 orang lainnya. Juru bicara…

2 bulan ago

Tiga Pasangan Mesum Terjaring Razia di Bulan Ramadan

Klaten, saktenane.com Sebanyak tiga pasangan tidak resmi terjaring razia penyakit masyarakat (pekat) di wilayah Kabupaten…

2 bulan ago

Bupati Pekalongan Ditangkap KPK

Jakarta, saktenane.com Bupati  pekalongan  Fadia Arafiq diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat  Operasi Tangkap Tangan…

2 bulan ago

Tanggul Jebol, Pasar Cawas Lumpuh Total

Klaten, saktenane.com Tanggul  Sungai Dengkeng jebol di Dk. Jetakan, Desa Bawak, Kecamatan Cawas, mengakibatkan aktivitas…

2 bulan ago

Polres Klaten Berhasil Ungkap Sindikat Pengedar Uang Palsu

Klaten, saktenane.com Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten, Jawa Tengah, berhasil mengungkap kasus peredaran…

2 bulan ago

Bupati Klaten Ngabuburide ke Masjid Al Amin Pluneng

Klaten, saktenane.com Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, kembali melaksanakan kegiatan ngabuburide bersama perwakilan Forkopimda dan…

2 bulan ago