Categories: Umum

Tidak Mengisi Sepakat, Tukin PNS Bisa Nol Rupiah

Klaten, saktenane.com

Pemerintah Kabupaten Klaten bersiap menerapkan Sistim Informasi Pelaporan Kegiatan Abdi Satya Negara atau lebih beken dikenal dengan aplikasi Sepakat. Aplikasi pelaporan kegiatan kerja para PNS yang dikawal oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Klaten ini salah satunya untuk mengukur kinerja pegawai dalam pereode bulanan dan tahunan berdasarkan kinerja harian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten.

Ampuhnya aplikasi Sepakat adalah menjadi pertimbangan pokok seorang PNS untuk mendapatkan tunjangan kinerja atau tukin. Bagi PNS yang malas mengisi aplikasi Sepakat maka jangan heran kalau tukinnya bisa nol rupiah.


“PNS masa kini harus berani merubah pola kerja. PNS itu tidak saja masuk kerja atau asal datang. Tapi membuat perencanaan apa yang akan dikerjakan berdasarkan tugas fungsinya. Kalau sampai gak mengisi (sepakat) maka tukin bisa nol,” kata Hadi Susanto saat berbicara mendampingi Dinas Komunikasi Informatika mengisi aplikasi Sepakat, Kamis (03/12/2020), di ruang Vidcom Kominfo bersama pejabat fungsional kepegawaian Novi Arifianto.

Hadi yang menjabat sebagai Kepala Sub Bidang Data dan Informasi BKPPD Klaten itu mengatakan masih banyak PNS yang belum mengetahui tugas dan fungsinya. Hal ini akan menjadi masalah. Termasuk pola pikir yang salah misalnya penilaian kinerja pegawai harus baik karena rasa tidak enak atau sungkan. Penilaian kinerja memang dipaksa harus obyektif.


“Aplikasi Sepakat itu tidak kenal baper. Kalau kinerja jelek maka sistim akan melaporkan jelek, begitu pula sebaliknya. Tidak bisa pegawai yang kinerja jelek karena alasan kasihan atau sering ditraktir, seorang pemimpin bisa merubah menjadi baik. Itu tidak bisa,” tandasnya.

Hadi Susanto menambahkan aplikasi Sepakat ini adalah tindak lanjut progres Rencana Aksi Pemberantasan Korupsi terintegrasi (Korsupgah) KPK. KPK mewajibkan pemberian tukin oleh Pemerintah Kabupaten Klaten harus berbasis kinerja PNS. BKPPD diperintahkan untuk membuat sistim pelaporan kinerja dengan inovasi aplikasi Sepakat.


“Mengisi Sepakat itu mudah. Pagi ketika masih longgar bisa mengisi atau waktu mau pulang kerja. Yang penting kalau ada pekerjaan dicatat,” pungkasnya. (ino)

ino

Recent Posts

Kasus Korupsi Plaza Klaten, Jaksa Ajukan Kasasi

Klaten, saktenane.com Kasus korupsi Plaza Klaten, jaksa ajukan kasasi. Kejaksaan Negeri (Kejari) Klaten mengajukan kasasi…

1 minggu ago

Cegah Korupsi Secara Dini, Inspektorat Kabupaten Klaten Gelar FKP

Klaten, saktenane.com Untuk mencegah tindak pidana korupsi secara dini,  Inspektorat Daerah Kabupaten Klaten menggelar Forum…

1 minggu ago

Oknum Kades Kabur Saat Digerebek di Hotel??

Klaten, saktenane.com Viral di berbagai platform media sosial, diduga oknum kepala desa di Kabupaten Klaten…

1 minggu ago

Lulus dari Kemiskinan, 2.596 Keluarga PKH Klaten Diwisuda

Klaten, saktenane.com Sebagai tanda telah lulus dari kemiskinan, sebanyak 2.596 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program…

2 minggu ago

HANI 2026, Pengurus Gerakan Pemuda Anti Narkoba Dilantik

Klaten, saktenane.com HANI 2026, Pengurus Gerakan Pemuda Anti Narkoba (GARDATIBA) dilantik. Dalam rangka peringatan Hari…

2 minggu ago

Resmikan Foodcourt, Desa Barepan Nanggap Wayang

Klaten, saktenane.com Resmikan foodcourt, Pemerintah Desa Barepan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten nanggap wayang. Pemdes barepan…

2 minggu ago