Categories: Hukum

Larwasda 2020, Sinergi Tangkal Korupsi

Klaten, saktenane.com

Inspektorat Kabupaten Klaten mengadakan Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) tahun 2020 di Gedung Inspektorat Klaten, Selasa (15/12/2020).

Kegiatan ini mengusung tema “Sinergi dan Transformasi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Pencegahan dan Deteksi Dini Terhadap Potensi Terjadinya Korupsi.”
Dimana korupsi saat ini menjadi fokus utama Kabupaten Klaten.

Kepala Inspektorat Kabupaten Klaten, Jajang Prihono menjelaskan bahwa menurut PP Nomor 60 Tahun 2008 inspektorat mempunyai 3 peran utama . Pertama aktivitas penjaminan mutu, kedua tentang aktivitas konsultasi dan ketiga mengenai aktivitas anti korupsi.

“Dari ketiga kegiatan tersebut, kegiatan mengenai aktivitas anti korupsi ini akan terus didorong, kita beri kekuatan kita sepenuhnya dan diberi berbagai macam kegiatan untuk menunjang aktivitas anti korupsi,” jelasnya.

Kegiatan aktivitas anti korupsi, Inspektorat Kabupaten Klaten melakukan berbagai terobosan dan bekerjasama dengan KPK maupun komunitas penyuluhan anti korupsi. Kegiatan tersebut antara lain terkait pengendalian gratifikasi, kegiatan pembangunan zona integritas, kegiatan saber pungutan liar (pungli), kegiatan Monitoing centre for prevention (MCP) Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) dan kegiatan anti korupsi.

Gelar pengawasan tersebut, turut dihadiri Bupati Klaten Sri Mulyani, Inspekrorat Kabupaten Klaten, Inspektur Provinsi Jawa Tengah, Kepala Perwakilan BPKP DIY, Sekertaris Daerah Kabupaten Klaten, Asisten Sekertaris Daerah Kabupaten Klaten, staf ahli, Kepala OPD, Camat dan Kepala Desa yang hadir secara virtual.

Pada kesempatan tersebut Bupati Klaten, Sri Mulyani menambahkan bahwa Inspektorat tidak bisa melakukan upaya pengawasan sendiri. Oleh karena itu dibutuhkan sinergi antar pihak yang terkait.

“Dibutuhkan sinergi antar OPD dan sesama pengawas eksternal BPK serta penegak hukum. Sinergi ini penting supaya pengawasan menjadi lebih efektif karena pengawasan yang tidak bersinergi dengan baik akan menimbulkan kebingungan dan tumpang tindih serta menghamburkan sumber daya yang ada,” tandasnya.

Terselenggaranya kegiatan ini dapat mengeluarkan semangat dan meningkatkan pemahaman perlunya sinergi dan transformasi APIP tentang deteksi dini pencegahan terhadap potensi terjadinya korupsi. (ino)

ino

Recent Posts

Kasus Korupsi Plaza Klaten, Jaksa Ajukan Kasasi

Klaten, saktenane.com Kasus korupsi Plaza Klaten, jaksa ajukan kasasi. Kejaksaan Negeri (Kejari) Klaten mengajukan kasasi…

1 minggu ago

Cegah Korupsi Secara Dini, Inspektorat Kabupaten Klaten Gelar FKP

Klaten, saktenane.com Untuk mencegah tindak pidana korupsi secara dini,  Inspektorat Daerah Kabupaten Klaten menggelar Forum…

1 minggu ago

Oknum Kades Kabur Saat Digerebek di Hotel??

Klaten, saktenane.com Viral di berbagai platform media sosial, diduga oknum kepala desa di Kabupaten Klaten…

1 minggu ago

Lulus dari Kemiskinan, 2.596 Keluarga PKH Klaten Diwisuda

Klaten, saktenane.com Sebagai tanda telah lulus dari kemiskinan, sebanyak 2.596 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program…

2 minggu ago

HANI 2026, Pengurus Gerakan Pemuda Anti Narkoba Dilantik

Klaten, saktenane.com HANI 2026, Pengurus Gerakan Pemuda Anti Narkoba (GARDATIBA) dilantik. Dalam rangka peringatan Hari…

2 minggu ago

Resmikan Foodcourt, Desa Barepan Nanggap Wayang

Klaten, saktenane.com Resmikan foodcourt, Pemerintah Desa Barepan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten nanggap wayang. Pemdes barepan…

2 minggu ago