Umum

Tidak Ada Mudik Lokal, Warga Perbatasan Boleh Melintas

Klaten, saktenane.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten dan Polres Klaten memberikan kelonggaran bagi warga yang tinggal di wilayah perbatasan daerah atau kawasan aglomerasi. Masyarakat yang tinggal di daerah tersebut masih diizinkan melakukan perjalanan lintas batas untuk keperluan tertentu.

Kepala Bidang Lalulintas Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten, Suyatno mengatakan dalam Permenhub Nomor 13 tahun 2021, kawasan aglomerasi dikecualikan dari larangan bepergian selama masa peniadaan mudik. Dengan aturan tersebut, warga di kawasan aglomerasi masih bisa bepergian seperti untuk bekerja di lintas wilayah.

“Semisal warga Klaten yang bekerja di Yogyakarta atau sebaliknya, masih diperbolehkan melintas karena memang keperluannya untuk bekerja,” ungkapnya, Senin (10/5/2021).

Namun untuk perjalanan mudik di wilayah Solo Raya, menurutnya tetap terhitung perjalanan mudik. Meski terdapat kelonggaran, di setiap pos penyekatan tetap akan dilakukan screening bagi pengendara yang melintas.

“Tidak ada istilah mudik lokal, yang diberikan kelonggaran masyarakat yang tinggal di wilayah aglomerasi,” katanya.

Suyatno menambahkan tidak adanya larangan mobilitas di kawasan aglomerasi karena adanya perjalanan rutin masyarakat dan intensif sehari-hari, seperti untuk keperluan bekerja, perekonomian, dan sosial. Terlebih mempertimbangkan adanya aktif bekerja sebelum libur Idul Fitri.

“Karena masih adanya aktifitas dan kegiatan perekonomian masyarakat yang masih berjalan, maka tidak ada pelarangan di kawasan tersebut,” paparnya.

Kendati demikian, Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan masyarakat khususnya yang tinggal di kawasana aglomerasi untuk tetap membatasi mobilitas. Termasuk untuk keperluan silaturahmi lebaran tahun ini disarankan dilakukan melalui daring.

“Jangan pergi-pergi dulu jika memang tidak terlalu perlu dan penting. Kalau diharuskan bekerja, silahkan,” ungkapnya.(ino)

ino

Recent Posts

Bupati Cilacap Ditangkap KPK

Jakarta, saktenane.com Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman ditangkap KPK bersama 27 orang lainnya. Juru bicara…

1 bulan ago

Tiga Pasangan Mesum Terjaring Razia di Bulan Ramadan

Klaten, saktenane.com Sebanyak tiga pasangan tidak resmi terjaring razia penyakit masyarakat (pekat) di wilayah Kabupaten…

1 bulan ago

Bupati Pekalongan Ditangkap KPK

Jakarta, saktenane.com Bupati  pekalongan  Fadia Arafiq diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat  Operasi Tangkap Tangan…

1 bulan ago

Tanggul Jebol, Pasar Cawas Lumpuh Total

Klaten, saktenane.com Tanggul  Sungai Dengkeng jebol di Dk. Jetakan, Desa Bawak, Kecamatan Cawas, mengakibatkan aktivitas…

1 bulan ago

Polres Klaten Berhasil Ungkap Sindikat Pengedar Uang Palsu

Klaten, saktenane.com Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten, Jawa Tengah, berhasil mengungkap kasus peredaran…

1 bulan ago

Bupati Klaten Ngabuburide ke Masjid Al Amin Pluneng

Klaten, saktenane.com Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, kembali melaksanakan kegiatan ngabuburide bersama perwakilan Forkopimda dan…

1 bulan ago