Umum

RPH Batang Batasi Jumlah Hewan Kurban Yang Disembelih

Batang, saktenane.com
Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Sambong membuka layanan penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 1442 Hijriyah, dengan menerapkan pembatasan jumlah hewan kurban, yakni tidak lebih dari 10 ekor sapi per hari.

Hal itu disampaikan petugas RPH Sambong, Subekhi, saat ditemui, Selasa (20/7/2021). Pembatasan jumlah hewan yang disembelih disebabkan adanya penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali. Selain itu, waktu pemotongan hewan juga dibatasi, yakni pukul 08.00-15.00 WIB.

“Jumlah hewan kami batasi, tapi tidak menutup kemungkinan bisa nambah lagi kalau memang masih ada waktu. Penyembelihannya selama empat hari, setelah Salat Iduladha sampai hari Tasyrik,” ungkap Subekhi.

Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Dinas Kelautan, Perikanan, dan Peternakan (Dislutkannak) Batang, Saiful Husna mengemukakan, berdasarkan surat edaran dari Pemerintah Kabupaten Batang, para peternak dianjurkan untuk melakukan jual beli hewan kurban secara daring, agar terhindar dari kerumunan. Namun, jika pembelian daring dirasa sulit dan tidak meyakinkan, warga diperbolehkan melakukan jual beli secara tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Ia menambahkan, jumlah pedagang ternak kurban di masa PPKM Darurat di sentral-sentral penjualan pun tahun ini jauh lebih berkurang.

“Kalau tahun-tahun sebelumnya di sepanjang Jalan Gajah Mada dan A Yani (pada) H-10 Iduladha sudah banyak pedagang yang membuka lapak, tapi sejak PPKM Darurat jumlahnya menurun. Dulu bisa mencapai 10 titik, tapi sekarang (di jalan) Gajah Mada hanya (ada) tiga titik (penjual) dan A Yani satu titik,” tandasnya.

Saiful juga menganjurkan masyarakat untuk melakukan pemotongan hewan kurban di RPH terdekat. Apabila RPH tidak mampu menampungnya, warga diperbolehkan untuk melakukan pemotongan mandiri, namun dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Sebetulnya kami sudah menyediakan RPH di Desa Banjiran Warungasem, Sambong Batang dan Limpung. Tapi walaupun ketiganya dimaksimalkan, tidak akan cukup (untuk melayani) se-Kabupaten Batang,” tegasnya.

Sumber:Diskominfo Batang

ino

Recent Posts

Yaqowiyu, Menko Perekonomian Ikut Sebar Ribuan Apem

Klaten, saktenane.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kabinet Merah Putih, Airlangga Hartarto ikut menyebar ribuan apem…

1 bulan ago

Klaten Integrity Night, Duta Anti Korupsi 2026 Dikukuhkan

Klaten, saktenane.com Acara Klaten Integrity Night, Duta Anti Korupsi 2026 dikukuhkan. Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Klaten…

1 bulan ago

Tari Payung Juwiring Tampil Dalam Puncak Peringatan Hari Jadi Klaten Ke-222

Klaten, saktenane.com Tari Payung Juwiring tampil dalam acara puncak Peringatan Hari Jadi Klaten ke-222 di…

1 bulan ago

Wakil Ketua Komite I DPD RI Muhdi: Pendidikan Harus Dinikmati Semua Masyarakat

Klaten, saktenane.com Wakil Ketua Komite I DPD RI  Dr. H. Muhdi, SH., M.Hum. menekankan, pendidikan…

1 bulan ago

86 Desa/Kelurahan di Klaten Terima Penghargaan Layak Anak

Klaten, saktenane.com Sejumlah 86 desa/kelurahan di Kabupaten Klaten menerima penghargaan sebagai Desa/Kelurahan Layak Anak Tahun…

2 bulan ago

Ratusan Produk Unggulan UMKM-IKM Unjuk Gigi di Klaten Fair 2026

Klaten, saktenane.com Ratusan produk unggulan UMKM-IKM lokal unjuk gigi dalam acara Klaten Fair 2026. Acara…

2 bulan ago