Umum

Pembangunan Manusia Tidak Hanya Menjadi Tanggung Jawab Pemerintah

Sukoharjo, saktenane.com

Pembangunan manusia tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau masyarakat saja, namun menjadi tanggung jawab seluruh komponen bangsa. Hal itu disampaikan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat  menghadiri kegiatan pengecoran lantai 3 pembangunan Sekolah LDII di Kelurahan Banmati, Rabu (01/12/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati berharap proses pembangunan sekolah LDII tersebut dapat berjalan lancar hingga selesainya pembangunan.

“Pembangunan manusia semata-mata tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau masyarakat saja, tetapi juga tanggung jawab semua komponen bangsa,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, upaya peningkatan mutu kualitas sumber daya manusia yang cerdas, terampil, berakhlak mulia dan mampu hidup bersaing adalah tuntutan dari perkembangan zaman saat ini. Dalam upaya peningkatan SDM tersebut, harus dipprogramkan secara terstruktur, berkesinambungan, dan dievaluasi secara berkala.

Dikatakan Bupati, salah satu bagian yang penting dalam upaya tersebut adalah sekolah. Sebagai fungsi pendidikan berkewajiban untuk mengembangkan kemampuan serta membentuk watak dan kepribadian bangsa yang bermartabat. Khususnya generasi muda sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan nasional.

“Kompetensi penyelenggaraan pendidikan yang mengacu pada kompetensi siswa yang diarahkan pada kompetensi multiple intelegensi sangatlah diharapkan. Upaya pengembangan potensi diri siswa sangatlah diperlukan dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional,” lanjut Bupati.

Bupati menambahkan, penyelenggaraan pendidikan dengan menggabungkan pendidikan umum dengan pendidikan keagamaan merupakan bentuk kepedulian terhadap pembentukan moral generasi muda. Meningkatkan dan mengembangkan peran sertasekolah Islam dalam proses pembangunan merupakan langkah strategis dalam membangun masyarakat, bangsa, dan negara.

“Sekolah LDII sebagai lembaga pendidikan yang membentuk dan mengembangkan nilai-nilai moral, harus mampu menjadi pelopor sekaligus inspirator pembangkit moral bangsa. Mudah-mudahan dengan berdirinya sekolah LDII ini akan melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa yang memiliki intelektual tinggi dengan dilandasi ilmu agama,” harap Bupati. (ino)

ino

Recent Posts

Kasus Korupsi Plaza Klaten, Jaksa Ajukan Kasasi

Klaten, saktenane.com Kasus korupsi Plaza Klaten, jaksa ajukan kasasi. Kejaksaan Negeri (Kejari) Klaten mengajukan kasasi…

1 minggu ago

Cegah Korupsi Secara Dini, Inspektorat Kabupaten Klaten Gelar FKP

Klaten, saktenane.com Untuk mencegah tindak pidana korupsi secara dini,  Inspektorat Daerah Kabupaten Klaten menggelar Forum…

1 minggu ago

Oknum Kades Kabur Saat Digerebek di Hotel??

Klaten, saktenane.com Viral di berbagai platform media sosial, diduga oknum kepala desa di Kabupaten Klaten…

1 minggu ago

Lulus dari Kemiskinan, 2.596 Keluarga PKH Klaten Diwisuda

Klaten, saktenane.com Sebagai tanda telah lulus dari kemiskinan, sebanyak 2.596 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program…

2 minggu ago

HANI 2026, Pengurus Gerakan Pemuda Anti Narkoba Dilantik

Klaten, saktenane.com HANI 2026, Pengurus Gerakan Pemuda Anti Narkoba (GARDATIBA) dilantik. Dalam rangka peringatan Hari…

2 minggu ago

Resmikan Foodcourt, Desa Barepan Nanggap Wayang

Klaten, saktenane.com Resmikan foodcourt, Pemerintah Desa Barepan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten nanggap wayang. Pemdes barepan…

2 minggu ago