Categories: Umum

Kader Ikadi Klaten Diharapkan Bisa Menebarkan Kebaikan Dalam Bingkai NKRI

Klaten, saktenane.com

Ketua Umum Pengurus Daerah Ikatan Dai Indonesia atau PD Ikadi Klaten Amin Mustofa mengingatkan agar seluruh kader dakwah yang dipimpinnya meneguhkan diri menjadi organisasi masyarakat (ormas) perekat umat dan bangsa. Melalui gerakan dakwah yang rahmatan lil alamin, para kader Ikadi Klaten diharapkan menjadi dai yang menebarkan kebaikan dalam bingkai Negara Kesatuan republik Indonesia.
Pesan itu disampaikan dihadapan 35 pengurus daerah dan seluruh pengurus anak cabang kecamatan se – Kabupaten Klaten di acara Silaturakhim Keluarga Besar Ikadi Pra Musda di Bale Tirta Resto Ponggok, Polanharjo, Klaten, Minggu (26/06/2022).

“Dai Ikadi itu tidak hanya pandai berkotbah, tapi yang lebih penting menjadi elemen negara untuk menjaga keutuhan umat. Maka visi Ikadi menjadikan ormas perekat umat dan bangsa melalui dakwah yang rahmatan lil alamin dalam bingkai NKRI. Itu harus dimaknai betul dalam aktifitas dakwah,” tegas Amin Mustofa.

Terkait program terdekat Amin Mutofa menerangkan kalau Ikadi segera menggelar musyawarah daerah (Musda). Kegiatan dimaksud untuk meningkatkan kualitas kelembagaan dan kegiatan Ikadi Klaten agar lebih memasyarakat.

“Tiap tahun Ikadi membuatkan buku panduan ceramah dalam buku yang berjudul Kurma Nabi sebagai materi ramadhan bagi masyarakat. Kami juga juga bekerjasama dengan RSPD Klaten dalam kajian-kajian rutin dan juga pelatihan dai. Ada juga kegiatan bakti sosial sampai kajian online di masa pandemi. Ikadi juga mengirimkan kader-kader dai untuk ratusam kajian rutin masyarakat sampai memenuhi kebutuhan iman dan khotib sholat idul fitri dan Idul Adha. Target kami menjelang Musda adalah seluruh pengurus cabang Ikadi di 26 kecamatan bisa terbentuk,” terang Amin.

Sementara itu, Ustadz Mughni Winarso selaku Pengurus Daerah Ikadi Provinsi Jawa Tengah saat memberikan ceramah di acara yang sama menegaskan agar para kader Ikadi bijak dalam berdakwah.

“Menjadi dai itu profesi yang mulia, tidak kalah dengan pejabat karena mengurusi umat. Pahala bagi seorang dai itu mengalir biar pun pelakunya sudah meninggal dunia sehingga menjadi amal jariyah. Sesuai visi Ikadi, maka dakwah itu sifatnya mengajak bukan mengejek, merangkul tidak memukul, membina bukan menghina. Peran itu yang harus bisa dimainkan seluruh dai Ikadi dalam berdakwah,” pungkas Mughni.
(ino)

ino

Recent Posts

Bupati Cilacap Ditangkap KPK

Jakarta, saktenane.com Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman ditangkap KPK bersama 27 orang lainnya. Juru bicara…

1 bulan ago

Tiga Pasangan Mesum Terjaring Razia di Bulan Ramadan

Klaten, saktenane.com Sebanyak tiga pasangan tidak resmi terjaring razia penyakit masyarakat (pekat) di wilayah Kabupaten…

1 bulan ago

Bupati Pekalongan Ditangkap KPK

Jakarta, saktenane.com Bupati  pekalongan  Fadia Arafiq diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat  Operasi Tangkap Tangan…

1 bulan ago

Tanggul Jebol, Pasar Cawas Lumpuh Total

Klaten, saktenane.com Tanggul  Sungai Dengkeng jebol di Dk. Jetakan, Desa Bawak, Kecamatan Cawas, mengakibatkan aktivitas…

1 bulan ago

Polres Klaten Berhasil Ungkap Sindikat Pengedar Uang Palsu

Klaten, saktenane.com Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten, Jawa Tengah, berhasil mengungkap kasus peredaran…

1 bulan ago

Bupati Klaten Ngabuburide ke Masjid Al Amin Pluneng

Klaten, saktenane.com Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, kembali melaksanakan kegiatan ngabuburide bersama perwakilan Forkopimda dan…

1 bulan ago