Umum

Umat Hindu Di Klaten Rayakan Dharma Santi Nyepi 1945/ 2023

Klaten, SakTenane.com

Puncak peringatan Hari Raya Nyepi tahun baru saka 1945/2023 Masehi, umat Hindu di Klaten merayakan Dharma Santi Nyepi di Pendopo Pemerintah Kabupaten Klaten, Rabu (05/03). Dihadiri Direktur Urusan Agama Hindu Kementerian Agama (Kemenag RI), Bimas Hindu Provinsi Jawa Tengah, PHDI Provinsi Jawa Tengah, Kemenag Provinsi Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI Jateng), Forkopimda, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ketua Korpri Klaten, Kepala Dinas Pendidikan, FKUB Klaten, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan umat Hindu di Kabupaten Klaten.

Perayaan Dharma Santi dihiasi dengan tari-tarian seperti Tari Gambyong, Tari Bambangan Cakil, dan Tari Hayuning Gendhis. Acara dilanjutkan dengan pembacaan Wekda Wakya, dan mendengarkan Dharmawacana dari Direktur Urusan Agama Hindu Kementerian Agama RI.

Bupati Klaten dalam sambutannya yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra, Joko Purwanto menyampaikan kegiatan Dharma Santi merupakan rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi yang memberikan manfaat khususnya umat Hindu yang berada di Klaten.

“Dharma Santi tahun baru saka 1945 dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan dharma bakti bagi umat Hindu serta meningkatkan kinerja anggota Korpri, TNI, Polri dan keluarga STHD (Sekolah Tinggi Hindu Dharma) Kabupaten Klaten,” jelas Joko.

Sementara Ketua Panitia, Yuli Purnomo menjelaskan Dharma Santi Nyepi merupakan rangkaian Hari Raya Nyepi yang memiliki tujuan untuk membangun harmonisasi antar umat manusia baik umat seagama maupun beragama dan Pemerintah. Ia memaparkan rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi yang merupakan implementasi ajaran Tri Hita Karana atau ajaran tiga harmonisasi untuk mencapai kebahagiaan yang abadi.

“Dimulai dengan perayaan Melasti yang dilaksankan 12 Maret 2023 di Umbul Geneng, dilanjutkan dengan upacara Tawur Agung 21 Maret 2023 di Pelataran Candi Prambanan (merupakan perwujudan harmonisasi umat manusia khususnya umat hindu kepada alam semesta). Rangkaian selanjutnya Brata Penyepian dilakukan di Pura atau rumah pribadi (sebagai perwujudan harmonisasi antara manusia dengan sang pencipta). Perayaan Nyepi diakhiri dengan Dharma Santi yang dilaksanakan hari ini sebagai upaya untuk menjalin harmonisasi antar umat manusia dan khususnya Pemkab Klaten,” jelas Yuli.

Ia juga menjelaskan sebagai wujud bakti kepada guru wisesa atau Pemerintah pada perayaan Nyepi tahun 2023 masehi mengangkat tema melalui dharma agama dan dharma negara, kita sukseskan pesta demokrasi Indonesia.

( Dr12 )

ino

Recent Posts

KPK Amankan Uang Satu Miliar Dari Rumah Dinas Bupati Klaten

Klaten, saktenane.com Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam operasi tangkap…

4 hari ago

Bupati Klaten dijemput KPK, Gubernur Jateng Kaget

Klaten, saktenane.com Beredar kabar, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dijemput KPK pada Kamis (15/10/2026) pagi.…

5 hari ago

Purna Tugas, Kepala Sekolah SDN 3 Nanggulan Cawas Torehkan Segudang Prestasi

Klaten, saktenane.com Memasuki masa purna tugas, Kepala Sekolah SDN 3 Nanggulan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten,…

4 minggu ago

Warga Keluhkan Pekerjaan P3-TGAI Desa Talang Bayat

Klaten, saktenane.com Warga Desa Talang, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten mengeluhkan pekerjaan P3-TGAI (Program Percepatan Peningkatan Tata…

2 bulan ago

Yaqowiyu, Menko Perekonomian Ikut Sebar Ribuan Apem

Klaten, saktenane.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kabinet Merah Putih, Airlangga Hartarto ikut menyebar ribuan apem…

3 bulan ago

Klaten Integrity Night, Duta Anti Korupsi 2026 Dikukuhkan

Klaten, saktenane.com Acara Klaten Integrity Night, Duta Anti Korupsi 2026 dikukuhkan. Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Klaten…

3 bulan ago