budaya

Rasulan, Ratusan Warga Wiro Rebutan Gunungan

Klaten, saktenane.com

Rasulan, ratusan warga Dk. Wiro, Desa Wiro, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten rebutan gunungan hasil bumi.  Warga desa setempat mengadakan rasulan  sebagai wujud  rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Rasulan tersebut selalu dilakukan secara rutin setiap tahun.

Tahun ini, acara rasulan  atau tradisi bersih dusun  ini  dilaksanakan menjadi tiga  kegiatan, yakni doa bersama, kirab budaya dan pagelaran wayang kulit.

Kepada awak media, Purwono selaku ketua panitia acara rasulan menjelaskan, kegiatan bersih dusun ini  dikemas dalam kirab budaya yang melibatkan sejumlah elemen masyarakat dan perangkat Desa Wiro.

“Masyarakat  dengan suka rela membawa  aneka sesaji dan  hasil bumi  untuk diarak keliling kampung menuju Masjid Al Islam Wiro yang merupakan Masjid Tiban sezaman dengan Masjid Agung Demak,” ungkap Purwono, minggu (29/09/2024) siang.

Menurut Purwono, acara bertambah meriah dengan hadirnya kesenian tradisional yang  ada di masyarakat Wiro seperti sholawatan (hadroh), reog dan lainnya.

“Di masjid Al-Islam Wiro warga sudah menunggu di serambi dan halaman dengan membawa tenong yang beraneka rupa isi, seperti nasi tumpeng kecil, sayuran, buah-buahan serta jajanan pasar. Wargapun dengan sabar menanti pembacaan doa selesai, lalu berebut  gunungan dan tenong,” ujarnya.

Ia menyampaikan, tradisi bersih dusun atau rasulan Dk. Wiro ini sudah diadakan sejak beberapa tahun silam secara turun temurun.

“Tradisi rasulan ini agenda rutin tahunan warga Dusun Wiro. Diperkirakan tradisi ini sudah ada sejak era Mataram Islam. Tradisi itu sebagai ungkapan rasa syukur warga atas hasil panen yang melimpah dan rejeki yang diberikan oleh Allah SWT kepada masyarakat Wiro,” jelasnya.

Purwono menambahkan, pada rasulan kali ini, panitia menyediakan 10 gunungan hasil bumi. 10 gunungan dan ubo rampe tersebut diarak dari halaman rumah warga menuju Masjid Al Islam atau masjid Tiban. Setalah didoakan gunungan tersebut diperebutkan masyarakat yang datang dan makanan yang lain dimakan bersama.

“Warga cukup antusias mengikuti tradisi budaya ini, terbukti dari sepuluh gunungan habis dalam sekejap diperebutkan ratusan warga yang hadir,” imbuhnya. (ino)

 

ino

Recent Posts

KPK Amankan Uang Satu Miliar Dari Rumah Dinas Bupati Klaten

Klaten, saktenane.com Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam operasi tangkap…

3 hari ago

Bupati Klaten dijemput KPK, Gubernur Jateng Kaget

Klaten, saktenane.com Beredar kabar, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dijemput KPK pada Kamis (15/10/2026) pagi.…

3 hari ago

Purna Tugas, Kepala Sekolah SDN 3 Nanggulan Cawas Torehkan Segudang Prestasi

Klaten, saktenane.com Memasuki masa purna tugas, Kepala Sekolah SDN 3 Nanggulan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten,…

4 minggu ago

Warga Keluhkan Pekerjaan P3-TGAI Desa Talang Bayat

Klaten, saktenane.com Warga Desa Talang, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten mengeluhkan pekerjaan P3-TGAI (Program Percepatan Peningkatan Tata…

2 bulan ago

Yaqowiyu, Menko Perekonomian Ikut Sebar Ribuan Apem

Klaten, saktenane.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kabinet Merah Putih, Airlangga Hartarto ikut menyebar ribuan apem…

3 bulan ago

Klaten Integrity Night, Duta Anti Korupsi 2026 Dikukuhkan

Klaten, saktenane.com Acara Klaten Integrity Night, Duta Anti Korupsi 2026 dikukuhkan. Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Klaten…

3 bulan ago