Umum

Dinsos Klaten Bersama BPJS Kesehatan Gelar Sosialisasi JKN

Klaten, saktenane.com

Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian
Penduduk dan Keluarga Berencana (DissosP3APPKB) kabupaten Klaten bersama
BPJS Kesehatan Cabang Boyolali menggelar sosialisasi intensif tentang Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan membahas dinamika kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

Acara ini dihadiri oleh pengurus PAPDESI, Paguyuban Sekdes, perwakilan TKSK, PKH, dan pendamping desa se-Klaten, dengan dua narasumber utama dari BPJS Kesehatan dan Dinsos P3APPKB Klaten.

Kepala Dissos P3APPKB Klaten, Puspo Enggar Hastuti mengapresiasi sosialisasi ini, karena ada pemutakhiran data yang menyebabkan penonaktifan peserta PBI JK di Klaten.

“Penonaktifan terjadi karena perubahan desil dalam pengolahan data di BPS Pusat, terutama bagi yang status desilnya naik. Namun, warga yang kondisi ekonominya masih di bawah tapi dinonaktifkan diminta melakukan perbaikan data,” ujarnya, Selasa (03/03/2026) siang.

Ia menjelaskan, warga bisa cek status lewat aplikasi Cek Bansos dan melakukan ubah desil melalui TKSK di kecamatan, pendamping PKH, atau datang langsung ke layanan SLRT Dinsos atau Mal Pelayanan Publik (MPP).

Di tempat yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Boyolali, Deddy Febrianto, menekankan pentingnya masyarakat memahami hak dan kewajiban sebagai peserta JKN, termasuk prosedur reaktivasi dan peralihan ke kepesertaan mandiri.

“Dua skema pendaftaran mandiri bagi peserta PBI JK yang dinonaktifkan: tanpa masa tunggu 14 hari dengan membayar iuran terhitung sejak bulan dinonaktifkan, atau dengan masa tunggu 14 hari jika mendaftar saat ini,” ungkapnya.

Deddy meminta agar warga  tidak panik jika tidak aktif dan segera melakukan perbaikan data jika masih layak menerima bantuan. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang JKN dan membantu warga Klaten memahami hak dan kewajiban mereka.

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Klaten semakin paham tentang JKN dan dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan dengan baik,” ucapnya. (i&o)

ino

Recent Posts

Dinsos Klaten Dampingi Perempuan Rawan Sosial Ekonomi

Klaten, saktenane.com Dalam upaya meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok…

1 minggu ago

Pesepeda Dari 40 Negara Keliling Desa di Klaten

Klaten, saktenane.com Pesepeda dari 40 negara mengelilingi desa-desa di Kabupaten Klaten, Kamis (21/05/2026). Mereka bersepada…

4 minggu ago

KLIC Fest 2026, Delegasi 16 Negara  Diajak Bupati Keliling Klaten

Klaten, saktenane.com Delegasi dari 16 negara diajak Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo berkeliling desa-desa yang…

4 minggu ago

Di Klaten, Dubes Belanda Ajak Masyarakat Indonesia Kembali Bersepeda

Klaten, saktenane.com Duta besar negara Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen mengajak masyarakat Indonesia untuk kembali…

4 minggu ago

Dinsos Klaten Lakukan Pendampingan Terhadap Korban Perkosaan

Klaten, saktenane.com Dinsos Klaten Lakukan Pendampingan Terhadap Korban Perkosaan.  Mendapat permohonan resmi dari Polres klaten,…

1 bulan ago

Dinsos Klaten Salurkan 13 Ekor Hewan Kurban

Klaten, saktenane.com Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3APPKB)…

1 bulan ago