Categories: Umum

Pasca Penetapan UU Cipta Kerja, Pemerintah Daerah Diminta Menjaga Kondusivitas

Klaten, saktenane.com

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Ham (Menko Polhukam) RI meminta forkopimda di setiap daerah untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan saat rapat koordinasi terkait penjelasan Undang-Undang Cipta Kerja dari Pemerintah Pusat kepada seluruh pimpinan daerah, termasuk Pemerintah Kabupaten Klaten dan Forkopimda Klaten secara virtual, Rabu (14/10/2020) pagi.

Menyikapi adanya berbagai unjuk rasa di berbagai daerah, Menko Polhukam RI Mahfud MD mengungkapkan peran Forkopimda di daerah-daerah diperlukan untuk mewujudkan kondusivitas.

“Tugas kita adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan cara memberi pengertian tentang latar belakang Undang-Undang Cipta Kerja, tentang materi yang sebenarnya dibandingkan dengan hoaks, dan tentang manfaat dari apa yang diperoleh dari Undang-Undang Cipta Kerja,” ujar Mahfud MD dalam arahannya.

Ia mengungkapkan bahwa unjuk rasa dalam rangka menyampaikan aspirasi telah diatur dan dilindungi oleh undang-undang yang berlaku. Namun, tindakan-tindakan anarkis dalam unjuk rasa tidak diperbolehkan.

Beberapa tindakan anarkis yang dijumpai diantaranya seperti membakar (fasilitas-fasilitas), membawa bom molotov, membawa senjata tajam dan sebagainya.

“Yang aspiratif unjuk rasa menyampaikan aspirasi, tetapi yang anarkis itu memang harus ditangani,” pesannya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Klaten Sujarwanto Dwiatmoko dan Forkopimda Klaten akan selalu berkordinasi untuk menjaga kondusivitas di Klaten.

Termasuk ia meminta agar segenap pihak untuk tidak sembarangan menyebarluaskan informasi yang sumbernya tidak jelas.

“Hari ini sudah dapat pengarahan, mohon nanti kita berjalan seperti itu dan saya harapkan semua SKPD dan forkopimda hanya menyampaikan informasi yang sumbernya pasti, maka kalau ada informasi lain-lain yang tidak pasti jangan dilempar lagi, mari kita jaga kondusivitas klaten dengan baik,” ungkap Pjs Bupati Klaten.

ino

Recent Posts

Dinsos Klaten Dampingi Perempuan Rawan Sosial Ekonomi

Klaten, saktenane.com Dalam upaya meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok…

1 minggu ago

Pesepeda Dari 40 Negara Keliling Desa di Klaten

Klaten, saktenane.com Pesepeda dari 40 negara mengelilingi desa-desa di Kabupaten Klaten, Kamis (21/05/2026). Mereka bersepada…

1 bulan ago

KLIC Fest 2026, Delegasi 16 Negara  Diajak Bupati Keliling Klaten

Klaten, saktenane.com Delegasi dari 16 negara diajak Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo berkeliling desa-desa yang…

1 bulan ago

Di Klaten, Dubes Belanda Ajak Masyarakat Indonesia Kembali Bersepeda

Klaten, saktenane.com Duta besar negara Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen mengajak masyarakat Indonesia untuk kembali…

1 bulan ago

Dinsos Klaten Lakukan Pendampingan Terhadap Korban Perkosaan

Klaten, saktenane.com Dinsos Klaten Lakukan Pendampingan Terhadap Korban Perkosaan.  Mendapat permohonan resmi dari Polres klaten,…

1 bulan ago

Dinsos Klaten Salurkan 13 Ekor Hewan Kurban

Klaten, saktenane.com Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3APPKB)…

1 bulan ago