Hukum

Terjaring “Garukan”, Pasangan Tak Resmi Dikenakan Sanksi Wajib Lapor 20 Kali

Klaten, saktenane.com

Banyaknya aduan dari masyarakat tentang maraknya Pengemis, Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) serta beberapa tempat yang digunakan untuk  “ngamar”  pasangan tak resmi, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Klaten menggelar razia PGOT dan puluhan hotel melati di wilayah Kabupaten Klaten, Kamis (04/11/2021).

Kepala Satpol PP Kabupaten Klaten, Joko Hendrawan mengatakan,  kegiatan razia ini dilaksanakan karena banyaknya laporan masyarakat tentang banyaknya PGOT dan beberapa tempat yang sering digunakan untuk “ngamar”  pasangan tidak resmi.

“Laporan masyarakat segera ditindaklanjuti dengan razia bersama TNI/Polri dan Dinsos,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sebanyak 15 pasangan tak resmi berhasil  dijaring dari berbagai hotel melati di wilayah  Klaten Kota, Kecamatan Delanggu dan Kecamatan Wonosari.

“Sedangkan untuk PGOT terjaring di perempatan-perempatan jalan nasional,” ungkapnya.

Menurut Joko Hendrawan, sejumlah pasangan tidak resmi yang terjaring  tersebut selanjutnya dikenai sanksi wajib lapor selama 20 kali dalam waktu satu bulan.

“Jika tidak mengindahkan akan diberikan surat kepada Kepala Desa dan keluarga karena identitas masih di sita,” tandasnya.

Joko Hendrawan menyatakan, razia  akan terus digelar untuk penegakan Peraturan Daerah (Perda)  Klaten yakni Perda No. 27/2002 tentang Larangan Pelacuran serta Perda nomor 12/2013 tentang Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (K3).

Untuk razia kali ini, kata Joko Hendrawan, tim gabungan yang dipimpin Kasi Penindakan Satpol PP Kabupaten Klaten, Sulamto berhasil mengamankan 8 pasangan tidak resmi di sebuah hotel  yang berada di wilayah Desa Teloyo, Kecamatan Wonosari.

“Mereka terciduk petugas di dalam kamar, karena terbukti bukan pasangan resmi maka langsung digelandang ke kantor untuk dilakukan pendataan,” jelasnya.

Ia menambahkan, razia di wilayah Klaten  kota, berhasil diamankan 3 pasangan tidak resmi serta beberapa PGOT.

“Kami  menyisir sejumlah hotel di wilayah Kota, Delanggu hingga Kecamatan Wonosari. Ada beberapa hotel yang kosong, belum diketahui pasti apakah rencana operasi bocor atau tidak,” imbuhnya.(ino)

ino

Recent Posts

Yaqowiyu, Menko Perekonomian Ikut Sebar Ribuan Apem

Klaten, saktenane.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kabinet Merah Putih, Airlangga Hartarto ikut menyebar ribuan apem…

2 minggu ago

Klaten Integrity Night, Duta Anti Korupsi 2026 Dikukuhkan

Klaten, saktenane.com Acara Klaten Integrity Night, Duta Anti Korupsi 2026 dikukuhkan. Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Klaten…

3 minggu ago

Tari Payung Juwiring Tampil Dalam Puncak Peringatan Hari Jadi Klaten Ke-222

Klaten, saktenane.com Tari Payung Juwiring tampil dalam acara puncak Peringatan Hari Jadi Klaten ke-222 di…

3 minggu ago

Wakil Ketua Komite I DPD RI Muhdi: Pendidikan Harus Dinikmati Semua Masyarakat

Klaten, saktenane.com Wakil Ketua Komite I DPD RI  Dr. H. Muhdi, SH., M.Hum. menekankan, pendidikan…

3 minggu ago

86 Desa/Kelurahan di Klaten Terima Penghargaan Layak Anak

Klaten, saktenane.com Sejumlah 86 desa/kelurahan di Kabupaten Klaten menerima penghargaan sebagai Desa/Kelurahan Layak Anak Tahun…

4 minggu ago

Ratusan Produk Unggulan UMKM-IKM Unjuk Gigi di Klaten Fair 2026

Klaten, saktenane.com Ratusan produk unggulan UMKM-IKM lokal unjuk gigi dalam acara Klaten Fair 2026. Acara…

4 minggu ago