Categories: Umum

Temanggung Punya 21 Desa Tanggap Bencana

Temanggung, saktenane.com

Untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung telah membentuk Desa Tanggap Bencana. Terutama, desa yang berpotensi mengalami ancaman bencana alam seperti tanah longsor, angin puting beliung, kekeringan dan banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Dwi Sukarmei, mengatakan, Desa Tanggap Bencana dibentuk dengan harapan memiliki kemampuan mengenali ancaman di wilayahnya, dan mampu mengorganisasi sumberdaya masyarakat. Sehingga, mengurangi kerentanan dan sekaligus meningkatkan kapasitas demi mengurangi risiko bencana.

Hingga kini, pihaknya telah membentuk 21 Desa Tanggap Bencana, empat di antaranya merupakan desa yang dibentuk pada 2021.

“Kami di tahun 2021 Desa Tanggap Bencana ada penambahan empat desa, yakni Desa Tegalrejo Kecamatan Ngadirejo, Desa Caturanom Kecamatan Parakan, Desa Losari Kecamatan Tlogomulyo, dan Desa Tlahab Kecamatan Kledung,” katanya, saat dikonfirmasi Jumat (12/02/2021).

Ditambahkan, program pokok yang harus dilakukan oleh Desa Tanggap Bencana yakni menganalisis risiko dengan membuat peta ancaman, kerentanan, dan kapasitas.

“Program pokoknya itu harus mendirikan forum relawan, rencana aksi komunitas, rencana kontijensi desa, membuat jalur evakuasi, dan jalur ekonomi untuk pembiayaan pascabencana,” bebernya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, kata Dwi, dibutuhkan peran dari seluruh elemen masyarakat, seperti perangkat desa, linmas, karangtaruna, dan pemuda. Mereka harus diberdayakan agar mempunyai kemampuan dasar dalam membantu penanganan bencana alam, baik banjir, kebakaran, tanah longsor, atau angin puting beliung.

Karena itu, ujar Dwi, setiap personel yang ditugaskan dalam penanganan bencana alam, perlu mengenali bencana apa yang terjadi. Sehingga bisa menyiapkan strategi penanganannya.

“Dengan begitu, dalam proses penanganan bencana, bisa mengurangi risiko dan kemudian dievaluasi guna antisipasi akibatnya,” imbuhnya.

ino

Recent Posts

Dinsos Klaten Dampingi Perempuan Rawan Sosial Ekonomi

Klaten, saktenane.com Dalam upaya meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok…

1 minggu ago

Pesepeda Dari 40 Negara Keliling Desa di Klaten

Klaten, saktenane.com Pesepeda dari 40 negara mengelilingi desa-desa di Kabupaten Klaten, Kamis (21/05/2026). Mereka bersepada…

1 bulan ago

KLIC Fest 2026, Delegasi 16 Negara  Diajak Bupati Keliling Klaten

Klaten, saktenane.com Delegasi dari 16 negara diajak Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo berkeliling desa-desa yang…

1 bulan ago

Di Klaten, Dubes Belanda Ajak Masyarakat Indonesia Kembali Bersepeda

Klaten, saktenane.com Duta besar negara Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen mengajak masyarakat Indonesia untuk kembali…

1 bulan ago

Dinsos Klaten Lakukan Pendampingan Terhadap Korban Perkosaan

Klaten, saktenane.com Dinsos Klaten Lakukan Pendampingan Terhadap Korban Perkosaan.  Mendapat permohonan resmi dari Polres klaten,…

1 bulan ago

Dinsos Klaten Salurkan 13 Ekor Hewan Kurban

Klaten, saktenane.com Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3APPKB)…

1 bulan ago