Hukum

Inul Kembali Jadi Kurir Sabu

Klaten, saktenane.com

Inul kembali jadi kurir sabu setelah bebas dari penjara dengan kasus yang sama. Rupanya dia tidak jera merasakan meringkuk di dalam jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya menjadi kurir sabu.
Jumini alias Inul (38) warga Desa Jarum Kecamatan Bayat ini terbilang nekat, betapa tidak? Baru beberapa saat menghirup udara segar karena bebas bersyarat, dia kembali berulah menjadi kurir sabu.

Saat konferensi pers di Mapolres Klaten, Kamis(14/05/2020), Kapolres Klaten melalui Kasat Narkoba Polres Klaten AKP Mulyanto mengatakan, tersangka ditangkap pada hari Senin(11/05/2020) sekira pukul 13.30 Wib.

” Tersangka ditangkap disamping pabrik panili Ketandan, Klaten Utara dengan barang bukti 1 buah handphone merk samsung warna biru,” ujarnya.

Menurut AKP Mulyanto, tersangka ditangkap setelah adanya pengembangan kasus dari tertangkapnya Ari Nugroho (21) alias Hombing warga Desa Pasungan, Kecamatan Ceper, yang ditangkap petugas di Jalan Ngaran Mlese – Trucuk, tepatnya di Desa Jatipuro, Kecamatan Trucuk.

” Dari tersangka Ari Nugroho disita barang bukti 12 plastik klip kecil yang didalamnya berisi kristal warna putih yang diduga Narkotika Golongan I bukan tanaman,” papar Kasat Narkoba.

Sedangkan peran Inul menurut Kasat, dia menjadi perantara atau kurir Narkotika Golongan I bukan tanaman jenis sabu.

“Inul ini menerima perintah dari Tuwing / Supra (DPO), untuk mengambil paket sabu dari Ari Nugroho, kemudian memecah menjadi beberapa bagian, kemudian sabu yang telah dipecah diserahkan kembali kepada Ari Nugroho,” terangnya.

Terhadap 2 tersangka kurir narkoba ini akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana minimal 4 tahun penjara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
(ino)

Add Comment

Click here to post a comment