Umum

1 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19, Kecamatan Cawas Menjadi Zona Merah

Klaten, saktenane.com

1 warga terkonfirmasi positif Covid-19, kecamatan cawas menjadi zona merah. Juru Bicara Satgas Gugus Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19, dr.Cahyono Widodo kembali menyampaikan bahwa hari ini, Rabu (10/06/2020) terdapat penambahan 1 pasien terkonfirmasi positif covid 19. Sehingga jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat saat ini berjumlah 12 orang.

“Saat ini ada 1 pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Klaten. Pasien tersebut berinisial AP (laki-laki) umur 29 tahun berdomisili di Kecamatan Cawas. Diketahui berprofesi sebagai karyawan ABK (Anak Buah Kapal),”ujar dr.Cahyono.

dr.Cahyono menjelaskan bahwa pada kasus ini yang bersangkutan dimungkinkan terpapar pada saat bekerja sebagai ABK (anak buah kapal). Diketahui yang bersangkutan tiba di Klaten pada tanggal 29 Mei 2020 dan langsung menjalani isolasi mandiri. Berdasar hasil test swab yang diambil pada tanggal 8 Juni 2020, yang bersangkutan terkonfirmasi positif Covid-19.

“Saat ini yang bersangkutan telah menjalani perawatan di RSD Bagas Waras dengan kondisi baik.” tambah dr.Cahyono.

Lebih lanjut dr.Cahyono menjelaskan bahwa saat ini Satgas sudah melakukan tracing/ pelacakan kepada orang-orang yang pernah kontak erat dengan pasien tersebut dan akan segera dilakukan rapid test.

Tim Satgas juga menghimbau untuk Gugus Tugas RT/RW lebih memperketat dalam memantau warganya yang baru saja pulang dari luar wilayah Klaten. Dan untuk warga yang baru saja pulang dari luar wilayah, segera untuk melaporkan kepada Gugus Tugas RT/RW dan mengisolasi dirinya selama 14 hari dirumah masing-masing.

Apabila mengalami gejala-gejala atau sakit segera periksa di Puskesmas terdekat. Serta untuk seluruh masyarakat dihimbau untuk tidak takut, tidak panik, disiplin lakukan PHBS, makan makanan yang bergizi, berjemur antara jam 9-10 pagi selama 10-15 menit guna meningkatkan imunitas tubuh dan disiplin menggunakan masker ketika sedang berada di luar rumah. Hendaknya masyarakat menaati protokol kesehatan dan jangan panik.(red)

Add Comment

Click here to post a comment