Umum

Hampir 10 Ribu KK Di Pedan Telah Menerima Bansos

Klaten, saktenane.com

Sebanyak 58,49% atau sekitar 9.937 Kepala Keluarga di wilayah Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten yang terdampak virus corona atau covid-19 telah menerima bantuan sosial dari pemerintah. Sedangkan jumlah KK di Kecamatan Pedan sebanyak 16.989 KK, sehingga KK yang belum atau tidak menerima bansos ada 7.052 KK.

Demikian dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Kabag Humas Setda Klaten, Pandu Wirabangsa didampingi Kasubag Analisis dan Kemitraan Media (AKM) Bagian Humas Klaten, Tri Nugroho Pujo Warono usai mendampingi kunjungan Bupati Klaten Sri Mulyani menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap II di lima desa di wilayah Kecamatan Pedan, Kamis (09/07/2020).

Lima desa yang dikunjungi Bupati Klaten untuk menyerahkan secara simbolis BLT-DD tahap II masing-masing Desa Lemah Ireng, Kaligawe, Troketon, Kedungan dan Desa Keden.

Lebih lanjut Pandu Wirabangsa mengatakan, sebanyak 7.052 KK di Pedan yang belum atau tidak menerima bansos dari pemerintah karena yang bersangkutan bekerja sebagai TNI/Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), pensiunan dan perangkat desa serta warga yang benar-benar mampu secara ekonomi.

“Maka dari itu pemerintah mengucapkan terimakasih kepada warga yang belum atau tidak menerima bansos yang telah mendukung program pemerintah dalam penanggulangan covid-19 ini,” ujarnya.

Dijelaskan, warga di Desa Lemah Ireng yang menerima BLT DD tahap I ada 99 KK, tahap II 104 KK, Desa Kaligawe tahap I dan tahap II sama ada 162 KK, Desa Troketon tahap I dan tahap II juga sama ada 250 KK.

” Kemudian Desa Kedungan warga yang menerima BLT DD tahap dan tahap II ada 109 KK dan Desa Keden yang menerima BLT DD tahap I dan tahap II juga sama ada 91 KK,” ucap Pandu.

Sementara itu Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutannya saat menyerahkan BLT DD tahap II di Balai Desa Troketon mengatakan, di masa pandemi ini pemerintah telah menyalurkan bantuan bagi masyarakat tidak mampu yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Klaten.

“Diantaranya adalah BLT DD tahap II ini. Dan agar BLT DD ini digunakan secara bijak untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari seperti sembako supaya nutrisi dan gizi keluarga terpenuhi sehingga kesehatan terjamin,” kata bupati.

Sri Mulyani menyatakan, sesuai kebijakan Presiden RI Joko Widodo, untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19,maka akan disalurkan BLT DD untuk tahap IV, V, dan VI yang akan dicairkan pada bulan Agustus, September, dan Oktober. Besaran bantuan tersebut adalah Rp300.000.

Ditambahkan, bantuan BLT DD ini untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan masyarakat yang belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Diharapkan, warga setelah menerima bantuan tetap mentaati protokol kesehatan pencegahan covid-19 yang ditetapkan pemerintah seperti memakai masker setiap ada kegiatan di luar rumah, menjaga jarak, menjauhi kerumunan jika tidak penting dan membiasakan cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir. (red)