Umum

Embung Karangasem, Destinasi Wisata Saat Pandemi

Klaten, saktenane.com

Embung Karangasem, destinasi wisata saat pandemi. Embung yang terletak ditengah persawahan di wilayah Desa Karangasem, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten ini, belakangan ramai dikunjungi masyarakat disaat pandemi Covid-19.

Embung yang sedianya dibangun untuk mengatasi banjir dan kebutuhan irigasi lahan pertanian ini, menurut pengamatan saktenane.com, semakin hari semakin banyak dikunjungi masyarakat. Pengunjung tidak hanya masyarakat yang berdomisili di Kecamatan Cawas saja, namun juga masyarakat dari luar Kecamatan Cawas.

Mereka disamping menikmati pemandangan alam yang indah, juga ada yang berolahraga bersepeda keliling embung, jogging mengelilingi embung, senam dan ada yang asyik berswafoto.

Saat ditemui saktenane.com di lokasi embung, warga Desa Tambakboyo, Kecamatan Pedan, Desy Amalisa (26) menyebutkan dirinya bersama rombongan bersepeda dari Pedan karena penasaran akan keindahan embung yang diceritakan oleh temannya.

” Dan ternyata benar memang indah pemandangannya, cocok buat refreshing murah meriah, jenuh dirumah terus karena pandemi,” ucapnya, Senin (17/08/2020) pagi.

Pengunjung dari Desa Tulas, Kecamatan Karangdowo, Rendy Pratama mengatakan, ia mengetahui Embung Karangasem dari sosmed (social media). Dirinya lantas mengajak teman-temannya yang tergabung dalam klub sepeda Tumini untuk bersepeda ke Embung Karangasem.

“Pemandanganya memang bagus, bisa memandang embung ditengah hamparan padi ditengah sawah, serta bisa memandang pegunungan yang indah disisi selatan,” ujarnya.

Rendy juga menyampaikan alangkah baiknya kedepan di sekitar embung ditanam pohon perindang dan juga ada pedagang kuliner.

“Sayangnya disekitarnya masih gersang. Sebaiknya ditanami pohon biar asri dan juga nggak ada yang jualan kuliner, kan makan di tepi embung ini sambil nyantai pasti rasanya uenak,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Karangasem Surono ketika dihubungi saktenane.com via whatsapp, ia menyatakan bahwa embung masih menjadi kewenangan DPU Bidang SDA.

” Masih jadi kewenangan SDA, baru tahap pengajuan karena belum selesai,” jelasnya. (red)