Umum

Warga Desa Jombor Ceper Meninggal Mendadak, Apa Penyebabnya?

Klaten, saktenane.com

Warga Dk. Sumber Lor RT 03 RW 07 Desa Jombor Kecamatan Kabupaten Klaten, digemparkan oleh meninggalnya salah satu tetangga mereka yang meninggal secara mendadak.

Adapun warga Dk. Sumber Lor yang meninggal mendadak tersebut tak lain adalah Marsidi. Pria yang kesehariannya berprofesi sebagai wiraswasta ini diketahui oleh tetangganya telah meninggal dunia dikamarnya.

Meninggalnya Marsidi diketahui pada hari Rabu (16 /09/2020) sekira pukul 17.45 WIB oleh Maryati (41). Maryati curiga karena sudah petang tapi lampu di rumah korban belum dinyalakan. Kemudian ia masuk ke rumah korban bermaksud hendak menyalakan lampu, namun sesampai di kamar korban, dirinya terkejut karena korban berada di atas tempat tidur dan di panggil panggil tidak menjawab.

“Saya mengira dia tidur tapi saya panggil berulangkali bahkan sampai teriak tapi tidak menjawab,” ujar Maryati.

Kemudian, menurut Maryati, ia menghubungi Marjuki (44). Setelah Marjuki menuju ke kamar dan diperiksa, ternyata korban sudah tidak bernapas dalam posisi tidur terlentang. Atas kejadian tersebut, Maryati segera melaporkan ke Polsek Ceper.

Menurut Maryati, korban sudah mengeluh masuk angin sejak tiga hari yang lalu, namun tidak dirasa.

” Tiga hari yang lalu mengeluh kalau masuk angin,tapi tidak dirasa dan tetap beraktifitas seperti biasa,” ucapnya.

Setelah mendapatkan laporan, jajaran Polsek ceper segera mendatangi rumah korban. Dalam mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), Polsek Ceper berkoordinasi dengan tim medis Puskesmas Jambukulon. Selanjutnya di laksanakan pemeriksaan luar yang dilakukan oleh dokter Puskesmas Jambukulon. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda tanda bekas penganiayaan.

Saat dihubungi saktenane.com via whatsapp, Kasi Humas Polsek Ceper Bripka Agus Tri membenarkan kejadian tersebut.

“Atas kejadian tersebut, karena permintaan keluarga, korban tidak di lakukan otopsi dan keluarga menerima kematian korban. Pernyataan keluarga tersebut tertuang dalam surat pernyataan yang di ketahui oleh pemerintah Desa Jombor,” tutur Bripka Agus Tri. (ino)