Umum

Nglinggi Dicanangkan Sebagai Desa Damai Berbudaya

Klaten, saktenane.com

Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melalui (Ditjen) Pengembangan Daerah Tertentu mencanangkan Desa Nglinggi, Kabupaten Klaten sebagai Role Model Desa Damai Berbudaya Bagi Indonesia Jumat (11/12/2020) sore.

Direktur Jendral Pengembangan Daerah Kemendesa PDTT, Aisyah Gamawati melalui Hasrul Edyar, Direktur Penanganan Daerah Pasca Konflik pada Kemendesa PDTT mengatakan Kemendesa akan menjadikan Desa Nglinggi sebagai motor bergerak, bisa menjadi tauladan, menjadi percontohan dan menjadi tempat kunjungan belajar dalam hal membangun desa yang damai penuh dengan toleransi yang mampu bersinergi untuk menyelesaikan masalah bukan dengan konflik tapi dengan musyawarah.

“Kami nanti akan sampaikan ke penjuru tanah air bahwa desa nglinggi wajar untuk dikunjungi sebagai role model pelaksanaan desa damai dan berbudaya,” ujarnya.

Mengembangkan Desa Damai Berbudaya, tak lepas dari campur tangan Kemendes dan Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten. Wahid Foundation juga terlibat secara langsung di Desa Nglinggi dalam pendampingan serta mengembangkan potensi-potensi yang ada.Seperti paparan Kepala Desa Nglinggi, Sugeng Mulyadi. Potensi di Nglinggi sangat banyak seperti kesenian gamelan dari “Sumber Laras”, Kolintang, Hadroh, Perpustakaan dan program Bumdes Mart di bank sampah, Rest Area Kuliner dan juga Edupark.

Direktur Eksekutif Wahid Foundation, Mujtaba Hamdi mengaku desa damai tidak mesti hanya berkaitan dengan pesan pesan damai tapi betkaitan dengan banyaknya penguatan ekonomi yang harus dikembangkan dengan potensi yang dimiliki.

Usai acara selesai, Kemendes PDTT melalui (Ditjen) Pengembangan Daerah Tertentu, Hasrul memberikan SK Pilot Project Implementasi Desa Damai Berbudaya kepada Kepala Desa Nglinggi. SK tersebut terbubuhkan tanda tangan dari Kemendes PDTT, Wahid Foundation, Bupati Klaten yang diwakilkan Sekda Kabupaten Klaten, dan Kepala Desa Nglinggi.

Dilanjutkan dengan pemberian bantuan buku sejumlah 200 buah untuk menambah koleksi Perpustakaan Desa Nglinggi. (ino)

Add Comment

Click here to post a comment