Umum

Seleksi JPT, Rekam Jejak Menjadi Penilaian Panitia

Klaten, saktenane.com

Panitia seleksi (pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) di Kabupaten Klaten akan akan menggelar rapat kaitannya dengan rekam jejak peserta seleksi. Hal tersebut dilakukan usai pansel telah merampungkan tahap presentasi dan wawancara yang digelar pada 15 hingga 16 Desember 2020.

Ketua Pansel JPT Klaten, Prof Triyono mengungkapkan bahwa rekam jejak menjadi salah satu komponen yang dinilai oleh panitia seleksi.

“Tahap selanjutnya nanti kita mau rapat kaitannya dengan rekam jejak peserta. Meskipun menelusuri rekam jejeak itu sudah dilakukan, katakanlah yang bersangkutan begitu sudah mendaftar, nah sudah kita mulai kita mencoba untuk menelusuri beliau ini ketika saat ini menjabat dimana kemudian dan sebelumnya pernah menjabat dimana, termasuk kami coba untuk menelusuri di lingkungan tempat tinggalnya” Ujar Ketua Pansel JPT Kabupaten Klaten, Prof Triyono saat ditemui, Rabu(16/12/2020) siang, di Hotel Grand Tjokro Klaten.

Dikatakannya, terkait dengan kegiatan-kegiatan seperti ini, informasi terkait rekam jejak dari peserta turut digali dari Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Klaten, Sekretaris Daerah maupun Inspektur.

“Di BKPPD Klaten maupun dari inspektur dan pak sekda barangkali ada calon yang diantaranya mempunyai catatan, termasuk dalam artian memiliki catatan (peserta seleksi) yang bagus maupun catatan yang kurang baik,” imbuh Prof Triyono.

Prof Triyono menceritakan pengalamannya, dahulu pihaknya pernah menelusuri rekam jejak peserta seleksi dan didapati catatan.

“Kalau dulu pengalaman saya, ada itu saya pernah terima surat dan saya tidak pernah tahu peristiwa kejadiannya, saya sampaikan dan tanyakan pada teman-teman panelis lainnya terkait hal tersebut dan ‘di iyakan’ oleh para panelis lainnya,” katanya.

Sebagai informasi, sebanyak 11 peserta seleksi yang memasuki tahapan ini diantaranya untuk posisi Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, dan Kepala Dinas Perhubungan. Kesebelas peserta tersebut akan diseleksi oleh pansel yang berjumlah tujuh orang dan diketuai oleh Prof. Triyono, dengan komposisi 3 orang dari internal Pemerintah Kabupaten Klaten dan 4 orang dari eksternal. (ino)