Umum

Tahun 2021, Wankes Akan Gelar 66 Program Kegiatan

Klaten, saktenane.com
Laporan pertanggungjawaban pengurus Dewan Kesenian (Wankes) Klaten Periode 2017-2020 diterima secara aklamasi oleh seluruh peserta Musyawarah Seniman Daerah (Musenda) Kabupaten Klaten pada rapat pleno ke-1 Musenda Klaten yang diadakan di Pendopo Pemkab Klaten, Sabtu, 5 Juni 2021.

Khusus untuk tahun 2021 ini Wankes Klaten akan menggelar 66 program kegiatan dengan dana hibah dari APBD Pemkab Klaten sebesar Rp 500 juta.
Pembacaan laporan pertanggungjawaban pengurus Dewan Kesenian (Wankes) Klaten Periode 2017-2020 pada forum Musenda Klaten dilakukan secara langsung oleh Ketua Umum Wankes Klaten H Sunarna, SE, MHUm. Dalam laporannya, H Sunarna mengatakan, selama tahun 2017-2020, Wankes Klaten telah melakukan program kegiatan berupa Tri Karsa Budaya untuk meluhurkan, melestarikan dan mengembangkan seni budaya di Kabupaten Klaten.

Dikatakan, untuk melaksanakan Tri Karsa Budaya maka Wankes Klaten mengembangkan enam bidang seni yang dioperasionalkan ke dalam 14 komite ditambah Bidang Humas. Untuk enam bidang seni tersebut meliputi Bidang Seni Sastra, Bidang Seni Tari, Bidang Seni Rupa, Bidang Seni Musik, Bidang Seni Teater dan Bidang Seni Fotografi dan Media Rekam serta Bidang Humas.

Lebih rinci, H Sunarna menjelaskan, pada tahun 2017 Wankes Klaten menggelar 51 program kegiatan dengan anggaran Rp 700 juta, tahun 2018 Wankes Klaten menggadakan 88 program kegiatan dengan anggaran Rp1.324.400.000. Kemudian pada tahun 2019 mengadakan 111 program kegiatan dengan anggaran Rp2,7 miliar, tahun 2020 lalu saat awal pandemi covid-19 Wankes Klaten mengadakan 98 program kegiatan dengan anggaran Rp 1,750 miliar dan tahun 2021 akan mengadakan 66 program kegiatan dengan dana Rp500 juta.

Sementara itu Ketua Harian Wankes Klaten, FX Setyawan DS, SH, MM, MH pada rapat pleno yang membahas program kerja Wankes Klaten tahun 2021-2026 mengatakan, rancangan Wankes Klaten pada 2021-2026 antara lain kegiatan kesekretariatan, inventarisasi sarana dan prasarana, perjalanan dinas, kalender even kegiatan, merintis terwujudnya desa ramah budaya, pembentukan pamong budaya desa dan kelurahan, serta pendataan potensi seni budaya.

Kemudian kegiatan 14 komite meliputi Komite Seni Sastra Indonesia, Seni Sastra Jawa, Seni Tari Klasik, Seni Tari Kreasi, Seni Lukis, Seni Patung, Seni Musik Diatonis, Seni Musik Pentatonis, Seni Pedalangan, Seni Ketoprak, Seni Srandul dan Sronthul, Seni Teater Modern, Seni Fotografi, Seni Media Rekam dan Film, serta Komite Humas dan Mass Media.

Adapun untuk kalender event, kata FX Setyawan, antara lain kirab budaya, karnaval budaya, diklat manajemen administrasi, pengiriman duta seni, sarasehan seni budaya, rakerda dan Wankes Award, roadshow ketoprak, roadshow wayang orang. Kemudian roadshow musik, roadshow wayang kulit, seni go to school, seni go to campus, Klaten melukis, Klaten melantun, hiburan masyarakat Klaten TV Inbox, ketoprak kolosal kolaborasi, wayang di alun-alun, Hari Wayang Dunia, Hari Teater Dunia, pembinaan sanggar, pagelaran religi dan Hari Tari. (ino)

Add Comment

Click here to post a comment