Klaten, saktenane.com
Pemerintah Desa (Pemdes) Gatak, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten membentuk tim relawan pemulasaraan jenazah dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang diberi nama Tim Relawan Gatak (Trega).
Sekretaris Desa (Sekdes) Gatak Christina Sri Sumarni menyampaikan, pembentukan Relawan Trega awalnya berdasarkan keprihatinan lantaran beberapa bulan yang lalu ada kasus warga yang meninggal dunia di rumah tidak segera ditangani karena tim pemulasaraan harus menunggu dari tim relawan kabupaten.
Untuk itu, sambungnya, bersama teman-teman Relawan Seroja Kecamatan Delanggu berniat membentuk tim relawan tingkat desa sendiri.
“Relawan Trega ada sebanyak 8 laki-laki dan 6 perempuan khusus pemulasaraan. Sedangkan 22 laki-laki lainnya untuk pemakaman Prokes. Jadi kalau ada kasus meninggal dunia di Desa Gatak tim Relawan Seroja Kecamatan Delanggu tidak pernah bingung lantaran relawannya paling banyak,” kata Sekdes Christina Sri Sumarni yang turut menjadi bagian relawan putri dari Relawan Trega ini.
Ia menambahkan, bahkan saat ini Relawan Trega juga ikut tugas ke desa lain di luar Desa Gatak.
Sementara itu, Pemerintahan Desa Gatak dalam hal ini Kades Gatak H. Walino dan Ketua BPD Gatak Drs H Muhammad Chothib merasa bangga dan berterima kasih serta memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada seluruh relawan yang tergabung dalam Relawan Trega dengan jiwa ketulusan telah mengabdikan diri untuk Ibu Pertiwi. (ino)

