Klaten, saktenane.com
Untuk memperingati Hari Guru Nasional Tahun 2021, IPPK Cabang Klaten mengundang tokoh sesepuh pendidikan di Kabupaten Klaten.
Adapun acara peringatan Hari Guru Nasional tersebut dilaksanakan di Pendopo Pemda Klaten, Sabtu (20/11/2021)pagi.
Ketua IPPK Klaten, Djoko Sutrisno mengatakan, IPPK adalah organisasi yang anggotanya merupakan purnakarya di bidang pendidikan dan sebagian bedar adalah para guru senior.
“Kami sebagai insan pendidikan, selalu peduli kepada dunia pendidikan meskipun kami sudah purna tugas. Sesuai motto IPPK, mengabdi tiada henti,” ujarnya.
Ia menyebutkan para tokoh sesepuh pendidikan di Kabupaten Klaten sengaja diundang untuk menerima penghargaan dari mantan muridnya.
” Mantan muridnya ada yang sudah bergelar Profesor, seperti Prof. Suratman yang merupakan guru besar di UGM dan Prof. Agus Pramusinto yang saat ini menjabat sebagai Komite ASN RI,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan PGRI Klaten Drs Irianto menyatakan, dirinya merasa bangga ditengah pandemi covid-19 bapak ibu guru tetap bekerja dengan ikhlas untuk mendidik murid-muridnya.
“Pandemi tidak mematahkan semangat guru untuk mengabdi kepada negara dan bangsa,” jelasnya.
Menurutnya, kondisi pandemi menuntut guru harus beradaptasi dengan dunia digital untuk mendidik murid-muridnya ditengah situasi yang belum menentu ini.
“Maka Hari Guru Nasional tahun ini mengangkat Tema Bergerak Dengan Hati, Pulihkan Pendidikan,” terangnya.
Di tempat yang sama Prof. Suratman memaparkan peradaban dan perkembangan ilmu pengetahuan. Bahwa guru pertama di bumi adalah ibu.
“Ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tutwuri handayani harus diterapkan dalam dunia pendidikan. Ajaran Ki Hajar Dewantoro ini sudah digunakan untuk mengajar di kampus di Amerika,” tandasnya.
Ia menambahkan, kita harus ngerti, ngroso, nglakoni, ngugemi dan ngagungke.
“Kalau Klaten masih kotor, ya berarti peradabanya masih seperti itu,” imbuhnya. (ino)

