Pendidikan Bagi Anak Difabel Harus Didukung

Blora, saktenane.com

Bupati Blora Arief Rohman mendukung terbentuknya Pengurus Special Olympics Indonesia (SOIna) di Kabupaten Blora. Menurutnya, pendampingan kepada anak-anak penyandang disabilitas diperlukan agar masa depan mereka bisa lebih baik.

“Saya yakin SOIna bisa mencetak prestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Blora. Adik-adik difabel ini memang butuh pendampingan dari kita semua. Buktinya ketika didampingi, kemarin salah satu atlet difabel Blora berhasil meraih emas Peparnas Papua, setara PON untuk para penyandang disabilitas,” ujar bupati, Senin (22/11/2021).

Selain mendukung dalam pengembangan bakatnya, lanjut bupati, pihaknya juga mendukung penyelenggaraan pendidikan bagi anak-anak difabel di Kabupaten Blora, yakni dengan mendirikan sekolah luar biasa (SLB) di Randublatung.

“Tolong untuk terus diproses. Kita ingin anak-anak yang ada di wilayah selatan juga bisa sekolah di SLB. Selama ini, yang ada baru SLB di Jepon, Ngawen, Blora Kota, Kunduran, dan Cepu,” lanjutnya.

Ketua SOIna Jawa Tengah Kristijani Kirana menyampaikan, SOIna merupakan satu-satunya organisasi di Indonesia yang mendapat akreditasi dari Special Olympics International (SOI) untuk menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi olah raga bagi warga tuna grahita di Indonesia.

“Dengan adanya pembentukan pengurus hingga tingkat kabupaten ini, kita berharap, bakat bakat terpendam adik-adik tuna grahita yang ada di daerah bisa tersalurkan dengan baik, sehingga bisa ikut berprestasi. Apalagi dukungan Pak Bupati luar biasa,” jelasnya.

Ketua Umum SOIna Kabupaten Blora N Raleg Tiwan yang baru saja dilantik, mengaku siap menjalankan amanah barunya sebagai nahkoda organisasi pembina bakat anak-anak disabilitas tuna grahita. Dia optimistis anak-anak difabel tuna grahita di Kabupaten Blora mempunyai potensi yang luar biasa.

“Jika kita kawal dan kita fasilitasi, pasti akan bisa ikut mengharumkan nama daerah,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *