Klaten, saktenane.com
Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Wonosari,Kabupaten Klaten menggelar pengajian di bulan Ramadhan 1444H. Selama bulan Ramadhan tahun ini, direncanakan akan dilaksanakan pengajian sebanyak tiga kali.
Sekretaris Panitia Ekat Supana menyampaikan, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Wonosari menggelar pengajian dalam rangka leningkatan iman dan taqwa bagi para pendidik.
“Rutin setiap tahun, kecuali saat covid 2 tahun kemarin sempat terhenti. Tahun ini akan dilaksanakan pengajian 3 kali,bahkan dulu sebelum covid malah 4 kali,” ujarnya, Kamis (06/04/2023) pagi.
Ia menyebutkan, peserta pengajian yang dilaksanakan di Gedung BPLLKMD Kecamatan Wonosari ini terdiri dari Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Wonosari, Pengawas dan Penilik TK/SD se-Kecematan Wonosari, Pengawas Pendidikan Agama Islam SD Kecamatan Wonosari, Karyawan Kantor Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Wonosarı. Kepala Sekolah, Guru, Penjaga SD se-Kecamatan Wonosari dan Kepala Sekolah, Guru PAUD & TK se-Kecamatan Wonosari.
“Siraman rohani kali ini sudah yang kedua kali selama bulan Ramadhan tahun ini. Kali ini mengundang Penceramah Ustadz KH. Sri Setyo dari Sukoharjo,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kacamatan Wonosari, Sukono mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa semoga diberi kelancaran dalam menjalankan puasa.
Ia juga berpesan agar kegiatan ini jangan hanya dianggap kegiatan seremonial belaka. Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah.
“Kehidupan tidak terlepas dari kebutuhan spiritual dan keimanan. Tidak hanya kebutuhan fisik maupun material saja. Dengan iman dan takwa maka akan dilahirkan budaya kejujuran, disiplin dan ketaatan,” tandasnya.
Ia berharap dengan dipupuknya rasa iman dan takwa, maka semua bisa menjalankan tugas kedinasan sebagai kepala sekolah, sebagai guru, bisa menelorkan kualitas pendidikan yang penuh dengan keimanan.
Dalam tausiahnya, KH. Sri Setyo, menyebutkan, ciri ciri calon penghuni surga diantaranya adalah orang yang yang dalam kesehariannya berpandangan cerah dan murah senyum.
“Kedua, lisanun fashihun. Penghuni surga selalu bicaranya hal-hal yang baik dan bermanfaat. Pembicaraannya selalu menyejukkan. Ketiga, qalbun naqiyyun. Penghuni surga berhati bersih. Tidak iri dan dengki. Mampu mengendalikan diri dari amarah, emosi dan ego. Dan selalu mengedepankan persamaan bukan perbedaan. Terakhir, penghuni surga memiliki yadun sahiyyun. Penghuni surga memiliki karakteristik yang dermawan. Mau berbagi ilmu, pemikiran, harta, dan tenaga”, jelasnya.
(ino)

