Umum

Kapolda Jateng Tinjau Dapur Umum Relawan Covid-19 Klaten

Klaten, Saktenane.com

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi meninjau Dapur umum Relawan Covid-19 Klaten. Dapur umum yang didirikan oleh Kodim 0723/Klaten, Polres Klaten dan Pemerintah Kabupaten Klaten bersama para relawan ini berada di halaman SMP Muhammadiyah 14 Kecamatan Klaten tengah.

Adapun maksud dan tujuan didirikan dapur umum adalah untuk menghemat atau memperpanjang umur logistik bantuan dari para relawan dan donatur yang umumnya berupa sembako agar tidak cepat habis.

Kunjungan kerja Kapolda Jawa Tengah kali ini disambut oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten Sri Mulyani, Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu, Dandim 0723/Klaten Letkol Kav Minarso, Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan jajaran Forkopimda Klaten beserta para relawan.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda melihat secara langsung aktivitas di dapur umum yang menyediakan logistik siap saji bagi warga yang terdampak Covid-19. Selain melakukan peninjauan, rombongan Kapolda juga memberikan bantuan berupa sembako untuk dapur umum.

Irjen Pol Ahmad Lutfi mengapresiasi berdirinya dapur umum yang ada di Klaten ini. Ia menilai dapur umum ini sebagai rasa kepedulian dari TNI/Polri dan relawan terhadap masyarakat yang memang sedang dalam kondisi memprihatinkan ditengah pandemi Covid-19 ini.

“ Ini merupakan bentuk sinergitas antara Pemerintah daerah, Kodim, Polres dan relawan. Tentu saja ini bertujuan meringankan beban warga terdampak Covid-19, baik mereka yang harus melakukan isolasi mandiri maupun yang berada di zona merah, agar bisa membantu ketercukupan kebutuhan hidupnya sehari-hari,” jelas Ahmad Luthfi, Kamis (18/06/2020).

Relawan dapur umum, Arif Fuad Hidayat mengatakan, dapur umum di Kabupaten Klaten merupakan sinergitas antara TNI, Polri, dan relawan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19. Relawan yang terlibat yakni dari berbagai organisasi yang ada di Kabupaten Klaten.

“Kegiatan dapur umum, memasak bahan makanan hingga mendistribusikan ke masyarakat sasaran. Dapur umum ini juga bersinergi dengan dapur umum lainnya yang dikelola relawan dan warga,” ucap Arif. (red)