Umum

Tanggul Sungai Dan Pekarangan Di Sempu Tlingsing Cawas Klaten Longsor

Klaten, Saktenane.com

Tanggul sungai dan pekarangan salah satu warga di Dk. Sempu Rt 18 Rw 08 Desa Tlingsing, Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten mengalami longsor dan hingga saat ini terus mengalami pergerakan penurunan tanah.

Kepala Desa Tlingsing Sugeng Wiyono mengatakan, tanggul sungai dan tanah pekarangan ini longsor sejak hari Jumat (29/05/2020), dan sampai sekarang terus mengalami penurunan tanah.

” Yang mengkhawatirkan nanti kalau terjadi hujan, rumah milik Pak Dirjo Sumarto ini bisa ikut hanyut karena yang longsor sudah mepet bangunan rumah, padahal yang punya rumah ini kondisinya sakit stroke nggak bisa kemana mana,” ujar Sugeng Wiyono dilokasi longsor, Jumat(19/06/2020).

Adapun upaya pemerintah Desa Tlingsing untuk penanggulangan bencana ini,menurut Sugeng Wiyono, pemerintah desa sudah melaporkan secara tertulis kepada Camat Cawas, DPUPR Klaten, BPBD Klaten dan BBWS Bengawan Solo.

“Kami sudah minta bantuan ke instansi terkait dan mendapatkan bantuan karung dari BPBD 600 karung, dari BBWS 1000 karung dan dari desa ada 150 karung,” tuturnya.

Sedangkan tanah urug yang digunakan untuk mengisi karung, Sugeng Wiyono menjelaskan, tanah urug tersebut yang menyediakan adalah pemerintah Desa Tlingsing.

“Pemerintah desa membeli tanah urug sebanyak 10 rit untuk mengisi karung untuk antisipasi sementara,” kata Kades Tlingsing.

Namun karena tanah yang terus bergerak turun, Sugeng Wiyono mengatakan, warga bersepakat untuk menghentikan gotong royong karena dianggap membahayakan warga dan menunggu biar tanah benar benar sudah ambles sekalian.

“Kemarin juga sudah ditinjau Pak Camat dan Kasi Trantib Kecamatan Cawas, sedangkan dari instansi lain belum ada yang kesini,” ucap Sugeng Wiyono.

Kades Tlingsing berharap instansi terkait segera bisa membantu pemerintah desa untuk mengatasi permasalahan tersebut karena kalau sampai terlambat tentu membahayakan warga masyarakat setempat.

Sementara sampai dengan berita ini ditayangkan, dari instansi terkait yakni Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo belum bisa dikonfirmasi mengenai tindak lanjut penanganan tanggul longsor tersebut. (red)

Add Comment

Click here to post a comment