Umum

Tak Satupun Warga Di Desa Plosowangi Yang Menerima Bansos BSNT Provinsi?

Klaten, Saktenane.com

Tak Satupun warga di Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten yang menerima BSNT Provinsi Jawa Tengah? Berdasarkan data penerima bansos BSNT Provinsi Jateng untuk Kecamatan Cawas, dari 147 penerima ternyata tidak ada satupun warga Desa Plosowangi.

Kepala Desa Plosowangi, Surip Harso Wiyono ketika dikonfirmasi dikantornya, membenarkan kalau memang warga Desa Plosowangi tidak termasuk dalam daftar penerima BSNT Provinsi Jawa Tengah.

“Sebenarnya kami sudah mengusulkan tetapi tidak ada yang lolos, jadi tidak ada warga kami yang menerima bansos provinsi,” ujarnya,Kamis (18/06/2020).

Ditempat yang sama, Sekretaris Desa Plosowangi, Anang Sugiyono menjelaskan, sebenarnya ada 10 warga yang diusulkan namun semuanya tidak lolos. Karena yang diusulkan ternyata termasuk dalam Basis Data Terpadu (BDT) atau disebut Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sementara syarat untuk menerima bansos BSNT Provinsi adalah yang tidak masuk dalam BDT.

“Dulu perintahnya untuk mengusulkan warga yang terdampak Covid-19, tidak ada perintah harus yang Non BDT, jadi kami mengusulkan 10 orang yang berstatus ODP (Orang Dalam Pantauan),” ucap Anang.

Lebih lanjut Anang Sugiyono mengatakan, 10 orang yang diusulkan tersebut merupakan warga yang baru pulang dari perantauan sehingga statusnya adalah ODP.

” Kalau tau aturannya begitu, semua warga yang terdampak, yang belum masuk BDT saya usulkan semua biar dapat bantuan,” tuturnya.

Mengenai usulan yang teranulir dari bansos BSNT provinsi, Anang menambahkan, untuk 10 KK yang diusulkan namun tidak lolos tersebut, dari pihak desa sudah mengusulkan bantuan dari sumber dana yang lain.

” Untuk yang 10 KK ini karena sudah termasuk dalam BDT maka sebagian mendapatkan bantuan dari BPNT perluasan dan yang lain dari bansos kabupaten,” katanya.

Saat penyaluran BSNT Provinsi Jawa Tengah, Petugas TKSK Kecamatan Cawas, Yatiman menyebutkan, usulan dari Desa Plosowangi memang tidak ada yang lolos, karena sistem yang ada mengharuskan yang menerima BSNT adalah yang Non BDT.

” Yang mendapatkan BSNT ini sesuai dengan sistem adalah semua yang Non BDT, sementara usulan dari Desa Plosowangi semuanya masuk dalam BDT, untuk usulan dari 19 desa yang lain tidak ada masalah,” ungkap Yatiman, Kamis (18/06/2020).

Yatiman menambahkan, untuk warga Plosowangi yang tidak lolos BSNT, dari pemerintah juga sudah bijaksana dan diusulkan untuk mendapatkan bantuan dari sumber dana yang lain. (red)