Umum

Di Klaten, Rekam Data E KTP Lansia Cukup Dirumah Saja

Klaten, saktenane.com

Ada kabar gembira bagi para lanjut usia ( lansia) dan penyandang disabilitas di Kabupaten Klaten yang kerepotan jika menginginkan atau belum rekam KTP elektronik.

Kini mereka tidak usah repot datang ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau Disdukcapil Kabupaten Klaten untuk rekam digital seperti iris mata, foto wajah dan sidik jari.

Melalui inovasi Pelayanan Jemput Bola alias Pelaut Bala, maka petugas akan mendatangi rumah warga lengkap dengan perangkat pendukungnya.

Manfaat inovasi itu dirasakan orang tua dari Sriyono (48) warga Srebeg Cilik, Trucuk, Klaten. Ia mengaku terbantu dengan pelayanan kependudukan Klaten mengingat ibunya yang sudah tua kebetulan belum rekam KTP.

“Ibu saya sudah berusia 90 tahun dan rasa tidak mungkin harus membawa ke kantor pemerintah karena sudah lemah dan mudah sakit. Untuk berjalan dan komunikasi sudah sangat terbatas. Waktu itu ada informasi untuk ikut program rekam jemput bola dari pemerintah. Dan alhamdulillah kini ibu saya sudah memiliki KTP elektronik,” jelasnya saat bincang-bincang di rumahnya, Kamis (06/08/2020).

Menurut Sriyono yang bekerja sebagai petani itu menjelaskan kalau prosedur permohonan rekam KTP jemput bola juga sangat mudah. Dengan membuat permohonan tertulis diketahui kepala desa dan ditujukan kepada Kepala Disdukcapil, maka nanti ada petugas yang akan memberi konfirmasi.

“Terpenting ada NIK bagi penduduk yang akan direkam. Lalu mencantumkan nomor handphone untuk konfirmasi. Layanannya pun sangat ramah dan cepat,” tuturnya.

Program Pelaut Bala sendiri sempat terhenti akibat corona. Untuk mengurangi dampak penularan covid 19, perekaman KTP elektronik secara jemput bola istirahat hampir selama tiga bulan.

“Karena ada covid -19 kegiatan ini sempat diberhentikan sekitar tiga bulan. Namun sekarang kembali di aktifkan seiring dengan adanya penerapan kebijakan new normal dari pemerintah pusat,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Klaten Sri Winoto, Kamis (06/08/2020).

Dijelaskan Sri Winoto, seperti yang terlihat di Desa Ngemplakseneng, Kecamatan Manisrenggo beberapa waktu lalu, kegiatan Pelaut Bala dilakukan di aula kantor kecamatan. Karena masih pandemi bagi masyarakat biasa dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19. Dimana setiap warga yang melakukan layanan di wajibkan untuk memakai masker, dan jaga jarak ketika antri.

“Khusus seperti difabel dan lansia, para petugas melakukan pelayanan di kediaman mereka. Dengan diaktifkannya kembali program Pelaut Bala diharap masyarakat turutama lansia dan difabel yang sampai sekarang belum terdaftar identitasnya agar bisa memiliki identitas guna urusan administrasi. Termasuk untuk persiapan pemilukada 9 Desember 2020 nanti,” tambah Sri Winoto. (red)

Add Comment

Click here to post a comment