Umum

Desa Nengahan Bayat Kembangkan Batik Sekar Pundung

Klaten, saktenane.com

Nengahan merupakan salah satu desa di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten yang mayoritas penduduknya berpenghasilan dari bercocok tanam. Namun sebagian masyarakat desa setempat juga ada yang menjadi perajin batik. Potensi inilah yang dilirik oleh Giyarto selaku kepala desa untuk dikembangkan.

Kepala Desa Nengahan, Giyarto kepada awak media mengatakan, dirinya selaku yang dituakan di desanya harus bisa mengangkat perekonomian masyarakat agar menjadi lebih baik lagi dangan mengangkat dan mengembangkan potensi yang ada di desa.

“Sebagian masyarakat disini kesehariannya sebagai perajin batik, dan disini ada batik ciri khas Desa Nengahan, yaitu Batik Sekar Pundung,” ujar Giyarto seusai kunjungan Bupati Klaten di Balai Desa Nengahan, Senin (10/08/2020).

Lebih lanjut, Giyarto menjelaskan, langkah langkah strategis untuk mengembangkan Batik Sekar Pundung telah dilakukan pemerintah desa dengan menggandeng dinas terkait, pemerintah desa yang lain serta stakeholder yang ada di Desa Nengahan.

“Kita juga menggandeng Desa Jarum yang lebih dulu mengembangkan batik dan berhasil mengangkat perekonomian di desanya,” ucap Giyarto.

Mengenai asal usul Batik Sekar Pundung, Kades Nengahan menyebutkan, Batik Sekar Pundung merupakan batik asli Desa Nengahan yang asal mulanya saat ada mahasiswa UNS Solo yang KKN didesanya, kemudian melakukan penelitian dan pendampingan para perajin batik.

“Saat itu mahasiswa UNS membuatkan motif batik yang dinamakan Sekar Pundung,” tuturnya.

Dengan adanya motif batik asli Desa Nengahan itu, menurut Giyarto, pemerintah Desa Nengahan melalui BUMDes akan mengembangkan sehingga nantinya menjadi pundi pundi Pendapatan Asli Desa (PAD) untuk membangun desa dan mensejahterakan warganya.

“Semuanya kelompok perajin batik nantinya dikelola oleh BUMDes secara profesional sehingga desa ini tambah maju, warganya sejahtera, serta warganya yang boro (merantau) tidak usah boro lagi, bisa jadi pengusaha batik dirumah sendiri,” pungkas Kades Nengahan. (red)