Umum

Satu Orang Sembuh dan Tiga Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 Di Klaten

Klaten, saktenane.com

Satu orang sembuh dan tiga orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Klaten. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten kembali mengumumkan data terbaru terkait penyebaran Covid-19 di Kab. Klaten, Rabu (19/08/2020).

Juru Bicara Gusgas PP Covid-19 Kabupaten Klaten, dr. Cahyono Widodo, M.Kes menyampaikan bahwa hari ini terdapat satu orang pasien dinyatakan sembuh dan tiga orang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Sehingga jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 di Klaten menjadi 195 orang. Sebanyak 43 orang menjalani perawatan di rumah sakit, 144 orang sembuh, dan 8 orang meninggal dunia,” ujarnya.

dr. Cahyono mengatakan, saat ini terdapat satu pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh, serta ada penambahan tiga orang terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien sembuh berasal Wonosari, sedangkan pasien terkonfirmasi positif baru berasal dari Delanggu, Klaten Utara, dan Wonosari.

Ia menyebutkan, pasien sembuh berasal dari Wonosari berinisial BRT (laki-laki, 61 tahun) yang pada tanggal 8 Agustus dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19, sebelumnya pasien telah menjalani perawatan di RS dr.Oen Surakarta. Dari hasil evaluasi pengobatan dengan pemeriksaan spesimen dari pasien menunjukkan negatif, maka pasien dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.

“Meskipun sudah diperbolehkan pulang, pasien diminta untuk tetap melakukan isolasi mandiri minimal 7 hari,” ucapnya.

Sementara untuk penambahan pasien positif covid-19 baru, menurut dr. Cahyono, berasal dari Delanggu berinisial WW (perempuan, 29 tahun), dari Klaten Utara berinisial DN (perempuan, 24 tahun) dan dari Wonosari berinisial N (laki-laki, 52 tahun). Pasien WW diketahui berprofesi sebagai karyawan swasta yang dalam 14 hari terakhir memiliki riwayat tinggal dan bekerja di Klaten, dimungkinkan pasien terpapar pada saat melakukan aktivitasnya di Klaten. Saat ini pasien WW sedang menjalani isolasi sejak tanggal 18 Agustus 2020 dibawah pengawasan tim medis.

Pasien DN diketahui berprofesi sebagai karyawan swasta dan dalam 14 hari terakhir pasien memiliki riwayat bekerja di Sragen. Dimungkinkan pasien DN terpapar pada saat melakukan aktivitas pekerjaannya di Sragen dan saat ini pasien sedang menjalani perawatan di RSUD Soehadi Prijonegoro sejak tanggal 17 Agustus 2020.

Sedangkan pasien N berprofesi sebagai wiraswasta yang dalam 14 hari terakhir memiliki riwayat bekerja di Solo, dimungkinkan pasien terpapar pada saat melakukan aktivitas pekerjaannya di Solo. Saat ini pasien N sedang menjalani perawatan di RS UNS sejak 16 Agustus 2020.

“Dengan adanya kasus penambahan tersebut, masyarakat diharapkan lebih disiplin menaati protokol kesehatan yang berlaku. Tetap berada di rumah, jika terpaksa keluar rumah wajib menggunakan masker, hindari kerumunan, dan terapkan pola hidup bersih dan sehat,” pungkasnya. (red)

Add Comment

Click here to post a comment