Umum

Desa Pakisan Juara 1 Lomba Refugia, Apa Rahasianya?

Klaten, saktenane.com

Desa Pakisan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten tahun 2020 ini menjadi juara 1 Lomba Refugia tingkat kecamatan. Adapun pengumuman dan penyerahan hadiah lomba diserahkan oleh Camat Cawas Moh Prihadi, dan diterimakan kepada Kepala Desa Pakisan Santosa, seusai upacara peringatan HUT RI Ke-75, Senin (17/08/2020).

Kepala Desa Pakisan Santosa saat ditemui saktenane.com dikantornya, ia membagikan resepnya hingga bisa berhasil menyabet Juara 1 Lomba Refugia Tingkat Kecamatan Cawas.

” Yang jelas sudah kami persiapkan sejak setahun yang lalu. Kami melibatkan 3 kelompok tani yang ada di Pakisan. Setiap minggu selalu gotong royong, disamping kegiatan menguras saluran air, kami juga menanam Refugia di tepi saluran,” ujarnya, Rabu (19/08/2020).

Ia juga menjelaskan, sebagai kepala desa harus mencermati makna apa dan artinya tanaman Refugia. Setelah menanam Refugia, hama pertanian di Desa Pakisan menurun sangat drastis.

“Alhamdulillah hasil panen cukup bagus, karena hama padi berkurang. Itu sangat penting bagi petani, ” ucap Santosa.

Kades Pakisan menyampaikan, kelompok tani di Pakisan saat ini menjadi titik pandang (perhatian), jadi harus bisa memaksimalkan fungsi kelompok tani dibidang pertanian.

“Harus ada sinergitas antara pemerintah desa, kelompok tani, gapoktan, dharma tirta dan petani serta masyarakat desa. Dengan kebersamaan, semuanya akan menjadi ringan dan Insya Allah akan mendapatkan hasil yang maksimal,” jelasnya.

Saat ini, menurut Santosa, kelompok tani di Desa Pakisan mengembangkan benih padi varietas unggul Inpari 42. Benih padi ini hasilnya sangat baik jika ditanam di lahan pertanian wilayah Desa Pakisan.

“Untuk 1 Petak sawah seluas 1.600 meter persegi, hasilnya bisa mencapai 1,2 ton gabah. Tebasannya bisa laku 5 juta rupiah, sementara benih varietas yang lain hanya laku 3,5 juta rupiah saja,” pungkasnya. (red)