Umum

BUMDES Desa Bener Produksi AMDK

Klaten, saktenane.com

Menyikapi kondisi air sumur yang berada di wilayah Desa Bener, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten yang kurang bagus untuk dikonsumsi, pemerintah desa setempat mengambil langkah untuk memproduksi air minum sendiri.

Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Bener Sida Maju, pemerintah Desa Bener memproduksi air minum dan air minum dalam kemasan(AMDK) merk Anyeb. Sedangkan untuk bahan baku air bersih, didatangkan air pegunungan dari mata air di gunung lawu.

Kepala Desa Bener, Suparni menyebutkan, yang mendasari pembuatan air minum dalam kemasan yakni karena kualitas air sumur di desa Bener kurang bagus untuk konsumsi. Berdasarkan uji laboratorium kandungan zat kapur dan zat besinya terlalu tinggi.

“Masyarakat yang menyadari kualitas air sumurnya kurang bagus, mereka sudah terbiasa membeli air mineral. Dengan adanya air produksi BUMDES, masyarakat yang biasanya membeli di toko-toko sekarang membelinya di BUMDES,” ungkap Suparni, Kamis (01/10/2020).

Menurut Suparni, tempat dan alat pengolahan air ini dibangun dengan anggaran dana desa tahun 2018 sebesar 100 juta rupiah. Namun baru bisa beroperasi Desember 2019.

” Air minum Anyeb ini sudah mengantongi ijin dari BPOM dan juga sudah ada pemeriksaan laboratorium dari Dinkes,” ujarnya.

AMDK Anyeb ini, kata Suparni, untuk kemasan botol 600 ml dijual seharga 2 ribu rupiah. Sedangkan harga per karton isi 24 botol yakni 46 ribu rupiah.

” Untuk yang galon ada 3 macam harga. Harga 4 ribu rupiah untuk memasak, yang harga 8 ribu rupiah bisa langsung diminum dan harga 50 ribu rupiah untuk kesehatan. Beda dalam proses pengolahan airnya,” jelasnya.

Suparni berharap dengan diproduksinya air minum oleh BUMDES ini, masyarakat bisa mengkonsumsi air yang bersih dan sehat sehingga kesehatan tubuhnya tetap terjaga. (ino)